suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

BELI SABU 1 GRAM DIBAGI 10 POKET, DIJUAL ECERAN, SAPARI BIN SUPADI DIHUKUM 6 TAHUN BUI

avatar suara-publik.com
Terdakwa Sapari Bin Supadi, didampingi Penasehat hukumnya Victor Sinaga, menjalani agenda putusan hakim, diruang Garuda 1 PN.Surabaya, secara vidio call, Rabu (11/07/2023)
Terdakwa Sapari Bin Supadi, didampingi Penasehat hukumnya Victor Sinaga, menjalani agenda putusan hakim, diruang Garuda 1 PN.Surabaya, secara vidio call, Rabu (11/07/2023)
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suarapublik.com) - Sidang perkara pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu sebanyak 10 poket seberat 1 gram, dibeli dari Asmat (DPO), poketan sabu tersebut akan dijual dengan harga hemat, dengan terdakwa Sapari Bin Supadi, diruang Garuda 1 PN.Surabaya, secara vidio call, Rabu, (11/7/2023).

Dalam agenda putusan yang dibacakan hakim Sutarno, Mengadili, Menyatakan Terdakwa Sapari Bin Supadi terbukti bersalah melakukan tindak pidana “tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I” Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dakwaan pertama JPU.

Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa dengan Pidana Penjara selama 6 Tahun dan denda Rp.1Miliar, Subsider selama 3 bulan. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang dijalani Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan,Menetapkan Terdakwa tetap ditahan.Menetapkan barang bukti, 1 kotak plastik warna hitam yang berisi: 9 poket plastik kecil berisi sabu dengan berat 2,26 gram, berikut plastik pembungkusnya, 1kotak plastik kecil yang berisi 10 plastik klip kosong,1 buah botol plastik bekas yang tutup botol dilubangi, 2 buah sedotan warna putih, 1buah pipet kaca ada sisa sabu, Dirampas untuk dimusnahkan.

Putusan hakim lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Robiatul Adawiyah, dari Kejari Tanjung Perak, dengan pidana penjara selama 7 tahun dan 8 bulan, denda Rp.1 Miliar, subsider 6 bulan penjara. Terhadap putusan hakim, terdakwa Sapari yang didampingi penasehat hukumnya Victor Sinaga Menyatakan menerima,

" Saya menerima yang mulia," katanya. Berawal pada hari Sabtu tanggal 01 April 2023 sekira pukul 19.00 wib terdakwa Sapari Bin Supadi bertemu dengan Asmat (DPO) di kos Jalan Kedinding Lor 4/63 Kel. Tanah Kali Kedinding Kec. Kenjeran Surabaya. Selanjutnya terdakwa titip untuk dibelikan sabu ke Asmat (DPO) sebanyak 1 gram, seharga Rp.1 juta.Untuk dijual kembali, Selanjutnya jam 21.00 wib terdakwa bertemu Asmat menerima sabu 1 gram, 1 poket dikonsumsi terdakwa, sisanya rencana akan dijual.

Pada hari Minggu tanggal 02 April 2023 sekira pukul 06.00 wib, saat di kos nya terdakwa sedang tidur, terdakwa ditangkap oleh saksi M.Hamzah Khabibi dan saksi Alfin Nauval anggota Polsek Asemrowo Surabaya, yang sebelumnya mendapatkan informasi dari masyarakat. Dilakukan penggeledahan ditemukan barang berupa 1 kotak plastik warna hitam yang berisi 9 poket plastik kecil berisi sabu dengan berat 2,26 gram,10 pastik kosong, 1 botol plastik yang tutup botol dilubangi, 2 buah sedotan warna putih dan 1 buah pipet kaca yang masih ada sisa sabu. (sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper