SURABAYA - SUARA PUBLIK. Muriyanto (41) warga Jalan
Nyamplungan Surabaya dihajar oleh warga Wisma Lidah Kulon Blok D Surabaya. Hal
ini dikarenakan Muriyanto kepergok saat mencuri dompet pemilik Anugrah Loundry.
Bapak satu anak yang berprofesi sebagai kuli bangunan tersebut melintas didepan
Anugrah Loundry pada Senin (09/05) pukul 12.00 Wib. Saat itu tempat cucian
tersebut istirahat dan pintu tertutup separo. Dengan mengendap-endap pelaku mencoba
untuk masuk kedalam toko.
"Karena kelihatan sepi saya masuk dan melihat dompet lalu saya ambil. Saat
penjaganya tau saya beralasan mau mencucikan pakaian" jelas
Muriyanto,Senin(09/05).
Sementara pemilik Loundry Zamroni Heru Warsito SE menceritakan, awalnya
karyawan laundry tersebut istirahat di depan laundry dan pintu tertutup sedikit
dan ada sepeda motor di tengah pintu. Disamping karyawan yang tertidur di dalam
tersebut ada tas di atas kepala yang berisikan dompet dan beberapa surat
berharga.
"Ketika bangun karyawan saya kaget ternyata ada orang berdiri di
hadapannya. Saat ditanya mau apa,
pelaku menjawab mau laundry " jelas korban Zamroni.
Korban menambahkan, pelaku kelihatan kaget saat ditegur karena tidak membawa
barang laundry. Pelaku mengambil dompet yang disembunyikan di bak belakangnya
sambil diduduk pelaku.
Pelaku sempat dihajar massa oleh beberapa warga yang kesal karena mengetahui
ulahnya mencuri karena saat ditanya pelaku membantah kalau dirinya disebut
maling namun ditemukan dompet disamping pelaku ini.
Kini pelaku bersama barang bukti dompet diamankan di Polsek Lakarsantri
Surabaya guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.Dan akan dijerat pasal 362
KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.(TOM)
Editor : Pak RW