suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Sidang Perkara Penganiayaan, Hajar Pacar Baru Hingga Babak Belur, Angga dan Rico Buron, Riziq Kamil Bablas Bui

avatar suara-publik.com
Suasana sidang, perkara penganiayaan, dengan Terdakwa Muh.Ruziq Kamil alias Ozi (19), diruang Kartika 1 PN.Surabaya, Rabu (06/09/2023)
Suasana sidang, perkara penganiayaan, dengan Terdakwa Muh.Ruziq Kamil alias Ozi (19), diruang Kartika 1 PN.Surabaya, Rabu (06/09/2023)
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana melakukan penganiayaan terhadap korbannya, yang merasa bahwa korban sering membawa mantan pacarnya tidak pulang ke rumah, sehingga ibu mantan pacar selalu menuduh dirinya yang membawa hingga tidak pulang, dengan Terdakwa Muh.Ruziq Kamil (MRK) alias Ozi (19) Pelajar SMK, warga Sumber Rejo I, Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Pakal, Surabaya, bersama dengan Angga Susila Diharja (ASD) (DPO) dan Rico Maulana Andriansyah (RMA) (DPO), diruang Kartika 1 PN Surabaya,Rabu (06/09/2023).

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yustus One Simus Parlindungan, dari Kejari Tanjung Perak Surabaya, Menyatakan terdakwa Muh.Ruziq Kamil alias Ozi (19), telah melakukan tindak pidana, "Dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang" Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 170 ayat (1)KUHP. Atau, "Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 351 ayat (1)Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.Tentang "Penganiayaan"

Dalam persidangan Dela Putri Anggraini, memberikan keterangannya dipersidangan. Namun giliran saksi korban Rizala Aria Saputra, yang telah tiga kali persidangan namun JPU belum dapat menghadirkan nya dipersidangan, Majelis Hakim dan Penasehat hukum terdakwa, meminta kepada JPU, untuk dapat menghadirkan saksi korban, agar bisa memberikan keterangannya.

Terpisah pengacara Terdakwa MRK, Ach. Maulana Robitoh menyatakan kliennya adalah mantan pacar saksi Dela Putri Anggraini, lalu putus karena suatu hal. Setelah itu pacaran lagi dengan Rizala Aria Saputra. "Ini permasalahan asmara sebetulnya. Dalam pertengkaran itu mereka duel, bukan tidak membalas, tapi saling membalas. Sebenarnya sudah ada perdamaian, tapi sudah 3 kali sidang saksi korban tidak hadir. Kalau tidak hadir bagaimana mengkonfirmasi kejadiannya itu," tuturnya.

Saat dikonfirmasi terpisah usai sidang, saksi Dela Putri Anggraini, mengaku mulanya tak tahu pertikaian korban dan terdakwa akibat cemburu. "Sore itu saya janjian sama Rizala habis maghrib dia bilang mau ke Kandangan, saya tunggu sampai jam 21.00 wib di rumah teman saya. Tapi saya malah di telepon kakaknya, bilang kalau dia habis dipukulin, tahunya setelah kejadian. Saat saya ke rumah ijal, memang terlihat lebam, memar semua wajahnya, kalau memperebutkan saya ya jujur awalnya saya nggak tahu, tahunya setelah kejadian," tutupnya.

Diketahui, Hari Senin tanggal 15 Mei 2023 jam 20.00 wib, di warung angkringan jalan Benowo, Terdakwa MRK alias Ozi (19), bercerita kepada ASD (DPO) dan RMA (DPO), masalahan Ibu dari mantan pacarnya saksi Dela Putri Anggraini, selalu menanyakan keberadaan anaknya ke Terdakwa jika tidak pulang ke rumah, padahal Della sudah punya pacar baru yakni saksi Rizala Aria Saputra alias Ijal.

Terdakwa bersama temannya sepakat mencari keberadaan Rizala Aria Saputra alias ijal untuk tanggung jawab kepada ibu Dilla. Selanjutnya Rabu tanggal 17 Mei 2023 jam 20.00 wib saat melewati di Depan SMP Darul Umum jalan Manukan Kulon Surabaya, Terdakwa MRK berpapasan dengan saksi Rizala alias Ijal, Terdakwa MRK menghentikan Rizala alias Ijal, langsung memukul bagian pipi rahang menggunalan tangan kosong.Warga datang melerai, Terdakwa mengajak Rizala pergi ke jalan Pakal Madya.

Dijalan terdakwa menghubungi ASD dan RMA (DPO) untuk datang ke Pakal Madya, setibanya di jalan Pakal.Madya,Terdakwa kembali memukul Rizala alias Ijal di bagian Kepala, bagian mata dan wajah dibenturkan ke lutut Terdakwa MRK, Dilanjutkan oleh RMA (DPO) memukul korban menggunakan siku lengan kanan diarahkan bagian punggung, menendang mengenai perut dan dada Rizala alias Ijal.

Pemukulan dilanjutkan oleh ASD (DPO), dengan cara saat Saksi Rizala sedang duduk dan minum
langsung ditendang dengan kaki kanan mengenai mulut dan muka korban.

Tak terima dengan penganiayaan atas dirinya, Rizala Aria Saputra alias ijal melaporkan kejadian tersebut ke polisi. MRK langsung dibekuk dan ditahan, sementara teman-temannya melarikan diri menjadi DPO.

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper