suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

TERIMA PAKETAN GANJA 4 Kg dari PT INDAH LOGISTIK dan CARGO NAMBANGAN, 3 TERDAKWA, S.D, S.I dan G.S, DIHUKUM 10 TAHUN BUI, DENDA Rp 1 MILIAR

avatar suara-publik.com
Terdakwa Stevanus Divo Putra Setyawan, Septiyan Indra Rahmana dan Galuh Setiawan, didampingi Penasehat hukumnya, Viktor Sinaga, menjalani sidang agenda putusan Hakim, diruang Tirta 1 PN. Surabaya, secara online
Terdakwa Stevanus Divo Putra Setyawan, Septiyan Indra Rahmana dan Galuh Setiawan, didampingi Penasehat hukumnya, Viktor Sinaga, menjalani sidang agenda putusan Hakim, diruang Tirta 1 PN. Surabaya, secara online
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suarapublik.com) -Sidang perkara pidana penyalahgunaan Narkotika jenis Ganja sebanyak 4 bungkus dikemas dalam kardus dengan berat total 4.097 gram (4 kilogram), yang diambil dari paketan di PT. Indah Logistic & Cargo, Jalan Nambangan 7-A tanah kali Kedinding, Kenjeran Surabaya,belum sempat diedarkan telah diciduk petugas Kepolisian Ditreskoba Polda Jatim, dengan para Terdakwa Stavanus Divo Putra Setyawan alias Divo anak dari Choirul (20),pendidikan SMP tidak tamat, warga Gubeng Kertajaya 5-F/10-A, Kel. Airlangga,Kec.Gubeng, Surabaya, Terdakwa Septiyan Indra Rahmana alias Ian, bin Supriyanto (20), pendidikan SD tidak tamat, warga Gubeng Kertajaya 5-E/19-A,Kel. Airlangga Kec. Gubeng Surabaya, Terdakwa Galuh Setiawan alias Timbul bin Nawawi (21) pendidikan SD, warga Jalan Jambi, Kel.Sudimoroharjo Kec. Wilangan Kab.Nganjuk, diruang Tirta 2 PN.Surabaya, secara online.

Dalam agenda putusan yang dibacakan ketua majelis hakim Khusaini, Mengadili, Menyatakan bahwa Terdakwa Stevanus Divo Putra Setyawan , terdakwa Septiyan Indra Rahmana dan terdakwa Galuh Setiawan, terbukti bersalah melakukan tindak pidana “Permufakatan jahat Tanpa hak dan melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman yang beratnya melebihi 1 kilogram”
"Sebagaimana diatur dan diancam dengan pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika." Dakwaan Pertama JPU.

Menjatuhkan pidana terhadap Para Terdakwa, dengan pidana penjara masing-masing selama 10 tahun, dan Denda Rp. 1 miliar, Subsider 6 bulan penjara. Dikurangkan selama para terdakwa dalam tahanan,
Memerintahkan agar Para Terdakwa tetap ditahan,Kamis (14/09).

Menyatakan barang bukti,
1 kardus berisi 4 bungkus berisi ganja berat masing-masing (1.044 gram 1.034 gram, 1.024 gram , 997 gram beserta bungkusnya), berat total 4.097 gram,
1 lembar nomor resi Indah logistic cargo. 1 HP merk Oppo warna gold
milik terdakwa Septiyan Indra Rahmana.1HP merk infinix warna silver milik terdakwa Stevanus Divo Putra Setyawan.1 HP Merk Samsung Warna Hitam milik terdakwa Galuh Setiawan.
Dirampas untuk dimusnahkan

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lujeng Andayani, dari Kejati Jatim, dengan pidana penjara selama, 12 tahun dan 8 bulan, dan Denda Rp.1 Miliar, Subsider 1 tahun penjara.

Terhadap putusan hakim tersebut, Ketiga para Terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya Viktor Sinaga, menyatakan menerima, " kami.menerima yang mulia," katanya.

Pada sidang sebelumnya, terdakwa Stevanus, dan Septiyan, dan Galuh, disuruh Davi (DPO), upah masing- masing 100 ribu, yang akan diserahkan ke Bayu (DPO).

"Saya hanya membantu teman mengambil paketan di PT. Indah Logistic & Cargo dan diberi uang 100 ribu, dan tidak tahu isi peketan itu, taunya setelah dibuka oleh polisi," kata terdakwa Septiyan.

Diketahui, pada hari Jumat 26 Mei 2023 pukul 15.00 wib, terdakwa Galuh Setiawan dihubungi Davi (DPO) melalui whatsap, menyuruh Galuh mengambil paketan ganja, lalu Davi (DPO) mengirimkan resi ke Whatsap HP Galih, dan sharelokasi tempat pengambilan paket.

Galih langsung menuju gudang expedisi menggunakan gojek, ternyata kurir nya belum ada, lalu terdakwa Galuh Setiawan pulang menuju tempat kerja di parkir cafe Excelco jalan Dr.Ir. H. Soekarno Kedung Baruk Rungkut Surabaya.

Selang beberapa jam Galuh menghubungi Terdakwa Septiyan Indra Rahmana, menyuruh mengambil paketan ganja di PT. Indah Logistic & Cargo, Jalan Nambangan 7-A tanah kali Kedinding, Kenjeran Surabaya, juga mengirim resi dan sharelokasi.

Selanjutnya terdakwa Septiyan mengajak terdakwa Stevanus Divo Putra Setyawan untuk mengambil paket ganja tersebut, rencana akan diserahkan ke Bayu (DPO) suruhan Davi (DPO) .

Terdakwa Stevanus Divo Putra Setyawan ditangkap di dalam kantor PT. Indah Logistic & Cargo Jalan Nambangan 7-A tanah kali Kedinding Kenjeran Surabaya oleh petugas Kepolisian Ditreskoba Polda Jatim ketika bersama Terdakwa Septiyan Indra Rahmana
menunggu di depan Pos satpam Kantor PT. Indah Logistic & Cargo,
setelah kedapatan sedang mengambil dan membawa paketan 1 kardus berisi 4 bungkus ganja berat masing-masing (1.044 gram 1.034 gram, 1.024 gram , 997 gram beserta bungkusnya), berat total 4.097 gram,
1 HP merk Oppo milik Septiyan Indra Rahmana yang dipakai komunikasi pengambilan paket.
1HP merk Infinix warna silver milik Stevanus Divo Putra Setyawan dan 1lembar nomer resi Indah Logistic Cargo. (sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper