suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Penyalahgunaan Narkotika Ganja, Terdakwa R.M Jalani Sidang

avatar suara-publik.com
foto: Terdakwa Rafi Mahardhika Kurniawan di dampingi Penasehat Hukumnya Victor Sinaga, dengan agenda Dakwaan, di ruang Garuda 1 PN Surabaya, secara Vidio Call, Senin, (9/10/2023)
foto: Terdakwa Rafi Mahardhika Kurniawan di dampingi Penasehat Hukumnya Victor Sinaga, dengan agenda Dakwaan, di ruang Garuda 1 PN Surabaya, secara Vidio Call, Senin, (9/10/2023)
suara-publik.com leaderboard

 

SURABAYA, (suarapublik.com) - Sidang perkara pidana penyalahgunaan Narkotika jenis daun ganja, yang membeli atau didapatkan secara estafet, hingga dilakukan penangkapan dan pengembangan dengan BB 1 poket ganja 4,37 gram dan 3,02 gram, dengan Terdakwa Rafi Mahardhika Kurniawan alias Epret bin Freddy, ikut ditangkap Robbi Kurniawan alias Robek dan Rendy Apriadi alias Rendy (berkas terpisah), di ruang Garuda 1 PN. Surabaya, di pimpin Ketua Majelis Hakim, Sudar, secara Vidio Call, Senin, (9/10/2023).

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darwis, dari Kejari Surabaya, Menyatakan bahwa Terdakwa Rafi Mahardhika Kurniawan alias Epret bin Freddy, melakukan tindak pidana penyalahgunaan Narkotika jenis Ganja, "Tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I ”Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 Ayat (1) jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Terdakwa Rafi Mahardhika Kurniawan alias Epret bin Freddy, yang didampingi Penasehat hukumnya Victor Sinaga, tidak.mengajukan Eksepsi, sidang akan dilanjutkan pada Senin pekan depan dengan agenda saksi dari JPU. Diketahui, awalnya hari Sabtu 22 Juli 2023, Terdakwa Rafi Mahardhika Kurniawan alias Epret dihubungi saksi Robbi Kurniawan alias Robek memesan ganja 1 paket harga Rp 100 ribu. Terdakwa pesan ke saksi Rendy Apriadi alias Rendy untuk membeli ganja pesanan saksi Robbi 1 paket Rp.80 ribu, dapat untung 20 ribu.

Selanjutnya Hari Minggu 23 Juli 2023, jam 14.00 wib,Terdakwa menyerahkan uang 80 ribu ke Rendy Apriadi alias Rendy di jalan Banyu Urip Kidul Gg. V Baru/ 53 Surabaya, Setelah menerima ganja, Terdakwa menyerahkan ganja kering 4,37 gram berikut bungkusnya ke Robby Kurniawan alias Robek disekitaran Koren jalan Ahmad Yani. Robbi Kurniawan alias Robek pergi ke jalan Siwalankerto Surabaya menyerahkan ganja kepada Ucus (DPO),Terdakwa masih menunggu uang pembayaran dari Robby.

Selanjutnya petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Surabaya saksi Bambang Agus T dan saksi I Made Parnada Dharma mendapat informasi dari masyarakat adanya peredaran narkotika di daerah Siwalankerto, dilakukan penyelidikan,Minggu 23 Juli 2023 jam 22.30 wib, di sekitar Indomart Siwalankerto, petugas BNN, menangkap Robbi Kurniawan alias Robek yang akan mengantar ganja ke Ucus.Diperoleh barang bukti berupa 1lembar kertas putih berisi daun ganja kering berat 4,37 gram.

Dilakukan pengembangan, ganja diperoleh dari Terdakwa Rafi Mahardhika Kurniawan alias Epret,ditangkap di sekitar Korem Jalan Ahmad Yani Surabaya. Ganja yang dibeli Robbi Kurniawan alias Robek diperoleh dari Rendy Apriadi alias Rendy. Selanjutnya sekitar jam 02.30 wib, di Jalan Banyu Urip Kidul Gg V Baru/53 Surabaya, Rendy Apriadi alias Rendy ditangkap, ditemukan barang bukti, 1 bungkus plastik berisi daun ganja kering berat 3,02 gram. (sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper