suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Harga Pupuk Mahal, Petani Sambat, Kios di Kecamatan Tambelangan Patok Harga Di atas HET

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

SAMPANG, (suarapublik.com) - Mahalnya harga pupuk membuat para petani sambat. Ada dugaan 12 kios di Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang, menjual Pupuk bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dengan harga Rp 125 ribu - Rp 135 ribu di keluhkan oleh kelompok tani. Selasa, (31/30/2023)

Adapun nama-nama kios di Kecamatan Tambelangan yang diduga menjual pupuk bersubsidi diatas HET diantaranya, kios Kurnia baru, Hasanah, Saudara, Tiga saudara, Anda, Bahagia, Anugerah, Takdir, Sumber rejeki, Sabar, Assakinah dan Wahyu. Pasalnya, menurut Ketua Poktan saat membeli Pupuk bersubsidi jenis Urea dan Phonska dirinya di patok harga bervariasi mulai dari 125 sampai 135 ribu rupiah.

"Kami membeli pupuk bersubsidi dasarnya kelompok mas, kami dipatok harga 125 dan ada yang 135 ribu, dan apabila kami tidak membayar harga segitu, kami tidak diperbolehkan membeli pupuk itu". Ucap Ketua Poktan H. Jesmari asal Desa Birem Saat di konfirmasi wartawan media ini. Sementara, salah satu pemilik kios inisial H.H saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa dirinya mematok harga di karenakan ada biaya tambahan."Ea mas saya menjual harga Rp 130 ribu karena ada biaya-biaya yang lain," cetusnya pada wartawan.

Saat disinggung biaya apa saja, pemilik kios inisial H.H belum bisa memberikan keterangan secara pasti. Perlu diketahui, PT Pupuk Indonesia (Persero) mengimbau distributor dan pengecer atau penyalur agar menjual pupuk bersubsidi sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan Pemerintah. (Lex)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper