suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Sidang Lanjutan TPPO di Surabaya, Terdakwa Pendi Hermawan Dihukum 3,5 Tahun Penjara dan Denda Rp120 Juta

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Pendi Hermawan perkara TPPO, menjalani sidang agenda putusan hakim di Ruang Garuda 2 PN Surabaya, secara vidio call
Foto: Terdakwa Pendi Hermawan perkara TPPO, menjalani sidang agenda putusan hakim di Ruang Garuda 2 PN Surabaya, secara vidio call
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suarapublik.com) - Sidang perkara pidana perbuatan mengeksploitasi orang, memperdagangkan wanita kepada pria hidung belang, melalui akun aplikasi Mi Chat dengan memasang wajah Amelia dan Putri Nopiyanti. Dengan menyewa dua kamar di Hotel Life Style, Jalan Sumatra 16 Surabaya, dengan tarif sekali bendungan badan (short time) Rp300 ribu - 500 ribu, komisi makelar Rp50 ribu-Rp100 ribu, denganTerdakwa Pendi Hermawan bin Amung Suryadi, di Ruang Garuda 2 PN Surabaya, secara vidio call.

Dalam agenda putusan yang dibacakan oleh Hakim, Suparno, mengadili, menyatakan, Terdakwa Pendi Hermawan telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana. "Melakukan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan, penjeratan utang atau memberi bayaran atau manfaat walaupun memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain, tujuan mengeksploitasi orang tersebut di wilayah Negara Republik Indonesia” "Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 2 ayat (1) Undang Undang Nomor RI 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO),"

Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Pendi Hermawan dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan, dan Denda Rp120.000.000, Subsideir 4 bulan penjara. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Memerintahkan terdakwa tetap ditahan, Kamis, (14/12).

Menyatakan barang bukti, 1 Hp merk VIVO V27 Warna Hitam, 2 buah kartu akses kamar Hotel Life Style, 4 buah Kondom merk Sutra, 1 buah Kondom bekas pakai dan 2 nota bill Hotel Life Style. Dirampas untuk dimusnahkan. Uang Rp500.000 Dirampas untuk negara. 

Putusan hakim lebih ringan dari Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hajita Cahyo Nugroho, dari Kejari Tanjung Perak, dengan pidana penjara selama 4 tahun, dan denda Rp120 juta, Subsideir 6 bulan penjara.

Diketahui, pada hari Sabtu 24 Juni 2023,Terdakwa Pendi Hermawan bersama Ulhania Ain Nur Ruzky alias Amelia dan Putri Nopiyanti menyewa kamar 1709 dan kamar 1711 di Hotel Life Style, di jalan. Sumatera Nomor 16 Surabaya.

Selanjutnya Terdakwa membuka akun aplikasi Mi Chat dengan profil Ulhania alias Amelia menggunakan 1 Hp Vivo V 27 warna hitam, Mengaktifkan figur temukan teman (find nearby) tujuan mencari pelanggan yang mau berkencan dengan Amelia dengan Tarif Rp300 ribu - Rp500 ribu, terdakwa mendapat komisi Rp50 ribu - Rp100 ribu.

Jam 23.00 Wib, terdakwa mendapat pelanggan dengan akun Mi Chat Bahrul Alam. Terdakwa mengarahkan tamu ke kamar 1711, ada Amelia di dalam kamar.

Selanjutnya, Amelia melayani tamu dengan cara melakukan hubungan suami isteri, memasukan penis ke dalam vagina lalu melakukan hubungan badan, hingga tamu tersebut ejakulasi.

Cara terdakwa menawarkan Amelia kepada pria hidung belang, menggunakan handphone, mengunduh aplikasi MiChat, membuat akun Amelia, menyertakan foto Amelia, lalu terdakwa menawarkan dengan harga Rp300 ribu-Rp500 ribu ( short time). Setelah terjadi kesepakatan dengan tamu, terdakwa menghubungi Ulhania Ain Nur Rizky alias Amelia dan mengarahkan tamu menuju Hotel Life Style, Jalan Sumatera16, Surabaya.

Demikian pula saat terdakwa menawarkan Putri Nopiyanti, dengan cara yang sama mengunduh aplikasi MiChat, membuat akun Deswita Maharani, menyertakan Foto di akun Deswita Maharani, menawarkan harga Rp300 ribu-Rp500 ribu, sekali berhubungan badan (short time). (sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper