suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Terbukti Bersalah, Bayar Pesanan Kain Batik Rp248 Juta dengan Cek/BG Kosong, Hakim dan Jaksa Sepakat Menghukum Sutikno 24 Bulan Penjara

avatar suara-publik.com
Foto: Saksi Liem Dji Siang pemilik toko anugrah mulia, saat menjadi saksi atas Terdakwa Sutikno di Ruang Kartika 2 PN Surabaya
Foto: Saksi Liem Dji Siang pemilik toko anugrah mulia, saat menjadi saksi atas Terdakwa Sutikno di Ruang Kartika 2 PN Surabaya
suara-publik.com leaderboard

 

SURABAYA, (suarapublik.com) - Sidang perkara pidana Tipu Gelap dalam melakukan pemesanan kain jenis polister batik kepada Saksi Liem Dji Siang alias Bambang selaku pemilik Toko Anugrah Mulia. Dengan ketentuan pembayaran menggunakan cek/BG, namun cek /BG blong tidak ada saldonya dari tagihan Rp248 Juta. Dengan Terdakwa Sutikno bin Sugianto, di Ruang Kartika 2 PN Surabaya.

Dalam agenda putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim, Widiarso, mengadili, menyatakan Terdakwa Sutikno telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana Penipuan. "Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 378 KUHP." dalam Dakwaan Alternatief Kesatu JPU.

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan.

Menetapkan barang bukti, 13 lembar foto copy cek Bank BRI an. CV. Langgeng Joyo berikut penolakan masing-masing cek dari Bank BRI yang dilegalisir Kantor Pos Indonesia, 2 lembar nota penjualan barang pada 17 Oktober 2019, Rp25.625.500 dan Rp13.440.000, 1 lembar Rp24.618.500 pada 29 Oktober 2019, 1 lembar Rp24.618.500 pada 29 Oktober 2019, 1 lembar Rp21.200.000 pada 5 November 2019, 1 lembar Rp12.349.000 pada 18 November 2019, 1 lembar Rp12.455.000 pada 26 November 2019, 1 lembar Rp29.520.000 pada 5 Desember 2019, 1 lembar Rp12.190.000 pada 10 Januari 2020, 1 lembar Rp17.967.000 pada 22 Januari 2020, 1 lembar Rp11.960.000 pada 5 Februari 2020, 1 lembar Rp20.670.000 pada 6 Februari 2020, 1 lembar Rp16.854.000 pada 9 Februari 2020 dan 1 lembar Rp29.786.000 pada 24 Maret 2020. Tetap terlampir dalam Berkas Perkara. Putusan hakim sama (Conform) dengan Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Furkon Adi Hermawan, dengan pidana penjara 2 tahun.

Diketahui, awal perkenalan Terdakwa Sutikno dengan Saksi Liem Dji Siang sejak tahun 2000. Sejak tahun 2018, Terdakwa Sutikno sebagai pemilik toko BTK Sami Joyo Malang sering memesan kain jenis polister batik kepada Saksi Liem Dji Siang selaku pemilik toko Anugrah Mulia dengan ketentuan pembayaran dilakukan menggunakan cek/BG Bank BRI an. CV. Langgeng Joyo, dicairkan jangka waktu 4 bulan setelah barang diterima terdakwa. Tahun 2018 sampai Oktober 2019 Terdakwa Sutikno selalu tepat pembayaran, pembelian kain jenis polister batik kepada Saksi Liem Dji Siang. 

Tanggal 17 Oktober 2019-24 Maret 2020, di Toko Anugrah Mulia, Jalan Ploso XA/1 Surabaya, terdakwa membeli kain polister batik kepada Saksi Liem Dji Siang, akan melakukan pembayaran tepat waktu alat pembayaran terdakwa menggunakan cek/BG yang dapat dicairkan sesuai jangka waktu yang tertera dalam cek/BG. Biasanya setelah 4 bulan barang diterima terdakwa.

Saksi Liem Dji Siang tergerak untuk menyerahkan barang kain tersebut sebanyak 134 pcs dikirim secara bertahap oleh Saksi Liem Dji Siang maupun melalui jasa ekspedisi jumlah 134 pcs, dengan nilai total Rp248.635.000.

Terdakwa menyerahkan 13 cek/BG Bank BRI an.CV. Langgeng Joyo kepada Saksi Liem Dji Siang dengan jumlah total cek/BG Rp231.307.000 di Bank BRI Cabang Kapas Krampung, Jalan Kenjeran Surabaya. Saksi Liem Dji Siang mencoba mencairkan uang yang terdapat pada 13 cek/BG, namun permohonan tersebut ditolak oleh Bank BRI dengan alasan tidak ada dana/saldo yang cukup.

Sampai sekarang, Saksi Liem Dji Siang belum menerima pembayaran, pembelian kain jenis polister batik, sehingga Saksi Liem Dji Siang mengalami kerugian Rp248.635.000. (sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper