SURABAYA-SUARA PUBLIK. Gara-gara menuangkan bensin eceran
yang dijualnya kebotol literan, rumah Bahri (67), warga Jalan Wonorejo, Manukan
Kulon, Tandes, habis terbakar, pada Selasa siang (31/5/2016).
Api muncul dari aktivitas memasak dirumah untuk persiapan menyambut bulan puasa
(megengan). Dalam kejadian teraebut tidak ada korban jiwa, hanya saja anak
korban LIA (39) menderita luka bakar ringan dibagian kakinya.
Informasi yang dihimpun dilokasi kejadian, rumah tersebut ditinggali Bahran
bersama istrinya dan sebagian bagian depannya dibuat toko bahan bangunan.
Selain itu, Lia juga membuka usaha toko baju muslim dan bensin eceran.
Awal kejadian sedang berlangsung kegiatan masak memasak untuk persiapan acara
megengan. Kemudian Lia mengisikan bensin kebotol eceran. Karena pengisiannya
dekat kompor gas yang menyala, akibatnya api langsung menyambar ke bensin.
Api pun tak bisa dipadamkan dengan cepat menyebar ke bahan bangunan hingga
melalap sebagian atap rumah. Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha memadamkan
api dan mengeluarkan isi toko baju untuk menghindari besarnya api.
Kapolsek Tandes Kompol Tahiruddin Harahap membenarkan kejadian dan belum bisa
memastikan penyebab kebakaran karena pihaknya maaih melakukan penyelidikan.
Selama satu jam, kebakaran tersebut bisa dipadamkan dengan mengerahkan lima
unit PMK dari Pasar Turi dan Margomulyo.
“Lima mobil pemadam kebakaran sudah kami turunkan guna memadamkan api dengan
dibantu warga sekitar. Kerugiannya diperkirakan puluhan juta, karena rumahnya
sebagian besar berikut bahan bangunan ludes,” tandasnya. (TOM)
Editor : Pak RW