suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Diduga Barisan Sakit Hati, Simpatisan Slamet Junaidi Demo Pendopo Bupati Sampang

suara-publik.com leaderboard

 

SAMPANG, (suara-publik.com) - Diduga barisan sakit hati simpatisan Slamet Junaidi, mantan Bupati Sampang melakukan aksi demo dengan mengatasnamakan relawan Prabowo-Gibran ke pendopo Pj Bupati Sampang, Senin, (05/02/2024)

Baca Juga: Kepedulian Anggota Polres Gresik Berhasil Temukan Pria yang Hilang Selama Lima Hari di Pinggir Jalan

Hanafi aktivis ProJo Sampang menduga, bahwa yang melakukan demo mengatasnamakan relawan Prabowo-Gibran adalah barisan sakit hati simpatisan Slamet Junaidi, mantan Bupati Sampang.

"Itu yang melakukan aksi demo sebagian besar adalah barisan sakit hati simpatisan Slamet Junaidi mantan Bupati Sampang anak emas Surya Paloh di Madura," kata Hanafi.

Hanafi menilai, aksi demo tersebut telah mencoreng dan merusak elektabilitas pasangan calon Presiden-Wakil Presiden no 2, Prabowo-Gibran.

"Itu mencoreng dan merusak elektabilitas Prabowo-ibran di Madura. Coba demonya gak mengatasnamakan relawan Prabowo-Gibran kami tidak mengurus," terang Hanafi.

Ia pun mengungkapkan bahwa barisan sakit hati Slamet Junaidi melakukan demo, disebabkan Pj Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto bukan usulan Partai NasDem atau Slamet Junaidi.

"Itu PJ Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto bukan usulan Partai NasDem yang identik dengan Slamet Junaidi. Sedangkan mereka mengusulkan Yuliadi Setiyawan tapi Mendagri melantik Rudi Arifiyanto. Makanya mereka melakukan demo," ujarnya.

Baca Juga: Sering Kebanjiran, Warga Benjeng dan Balongpanggang Tak Kaget Hadapi Musibah Tahunan Ini

Dikatakan Hanafi, bahwa mereka berbuat ulah mengatasnamakan relawan Prabowo-Gibran, agar di dengar oleh Mendagri dan juga Presiden.

"Mereka itu sudah merencanakan membuat deklarasi Prabowo-Gibran. Setelah itu melakukan aksi demo, padahal pemberitahuannya hanya deklarasi. Tau-taunya demo Pj Bupati Sampang, jelas hal ini merusak dan memecah belah suara Prabowo-Gibran," ungkapnya.

Ia meminta pihak Kepolisian agar tegas dan menangkap serta mengamankan otak yang melakukan aksi demo di Pendopo Bupati Sampang.

"Kami harap kepolisian bersikap tegas dan menangkap siapa otak di balik demo ini, karena itu jelas melanggar. Surat pemberitahuannnya deklarasi kok malah demo," harapnya.

Baca Juga: Sat Lantas Polres Gresik Sigap Tangani Putusnya Kabel Listrik di Simpang 4 Kebomas

Sementara AKP Rochim Soenyoto, Kasat Intel Polres Sampang, membenarkan surat yang masuk di kantor Polres Sampang, pemberitahuannya adalah deklarasi relawan Prabowo-Gibran bukan demo.

"Pemberitahuannya deklarasi pemenangan Prabowo Gibran bukan aksi demo mas," terangnya.

Perlu diketahui, bahwa deklarasi Prabowo Gibran mengatasnamakan PAS dikomandoi oleh H Gunjek yang ke dua anaknya adalah anggota DPRD Sampang dari Partai NasDem. Secara otomatis ke dua anaknya mendukung pasangan Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar. (Lex)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper