suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Kakak-Adik Kompak Jual Sabu 6 Gram, Rangga Pradana bersama Tri Sandi DIhukum 6 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Foto: Terdakwa Rangga Pradana dan Tri Sandi Ananda Putra, di dampingi PH Victor Sinaga & partner, menjalani sidang secara online dan Saksi penangkap anggota Polrestabes Surabaya, M. Khoirul Arifin, saat dihadirkan dipersidangan
Foto: Terdakwa Rangga Pradana dan Tri Sandi Ananda Putra, di dampingi PH Victor Sinaga & partner, menjalani sidang secara online dan Saksi penangkap anggota Polrestabes Surabaya, M. Khoirul Arifin, saat dihadirkan dipersidangan
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu, sebanyak 6 gram, dipecah menjadi 30 poket, untuk dijual kembali, membeli dari Isol (buronan), dengan Terdakwa Rangga Pradana bin Ismail Munandar bersama dengan Terdakwa Tri Sandi Ananda Putra Bin Ismail Munandar, di Ruang Garuda 1 Pengadilan Negeri Surabaya secara online, Rabu, (28/02/2024).

Dalam agenda putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim, Alex Adam Faisal, mengadili, menyatakan Terdakwa Rangga Pradana bersama dengan Tri Sandi Ananda Putra terbukti bersalah melakukan tindak pidana Narkotika,
"Permufakatan Jahat Secara Tanpa Hak atau Melawan Hukum Menawarkan Untuk Dijual, Menjual, Membeli, Menerima, Menjadi Perantara Dalam Jual Beli, Menukar atau Menyerahkan Narkotika Golongan I.” "Sebagaimana diatur dan diancam dengan Pasal 114 ayat (1) jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," Dakwaan Pertama Penuntut Umum.

Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Rangga Pradana dan Tri Sandi Ananda Putra dengan pidana penjara masing-masing selama 6 tahun dan denda masing-masing Rp1 Miliar, Subsidair 4 bulan penjara.

Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang dijalani para terdakwa dikurangkan dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan para terdakwa tetap ditahan.

Menetapkan barang bukti, 21 poket sabu dengan berat masing-masing, (0,37 Gram, 0,37 Gram, 0,33 Gram, 0,29 Gram, 0,29 Gram, 0,29 Gram, 0,28 Gram, 0,28 Gram, 0,28 Gram, 0,27 Gram, 0,26 Gram, 0,26 Gram, 0,26 Gram, 0,25 Gram, 0,24 Gram, 0,24 Gram, 0,24 Gram, 0,24 Gram, 0,24 Gram, 0,22 Gram, 0,22 Gram beserta bungkusnya.
1 kotak hitam, timbangan elektrik, 2 skrop dari sedotan, 1 ATM Xpresi BCA. 1 unit handphone Oppo putih, 1 unit handphone Oppo reno putih biru dan 1 alat Pressealer, dirampas untuk dimusnahkan. Uang hasil penjualan Rp200 ribu dan 1 unit Daihatsu xenia warna silver dengan Nopol W 1393, dirampas untuk negara.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Robiatul Adawiyah dari Kejari Tanjung Perak, dengan pidana masing- masing selama 8 Tahun dan denda Rp.1 Miliar, Subsider 6 bulan penjara.

Terhadap putusan hakim, para terdakwa yang di dampingi Penasehat Hukumnya, Victor Sinaga dan partner, menyatakan menerima. "Kami menerima yang mulia," katanya.

Diketahui, pada hari Rabu, 18 Oktober 2023, Jam 20:00 Wib, Terdakwa Rangga Pradana menghubungi Isol ( DPO) melalui telpon memesan sabu sebanyak 6 Gram, harga Rp900 ribu/Gram, dengan total Rp5,4 juta pembayaran hutang dulu.

Isol (DPO) menyetujui, memerintahkan Terdakwa Rangga mengambil sabu yang diranjau dalam pot bunga depan warung Jalan Tuwowo, Kapas Madya, Surabaya. Terdakwa Rangga mengajak Terdakwa Tri Sandi mengambil sabu diupahi Rp200 ribu, lalu pergi ke lokasi ranjauan.

Sampai di lokasi, para terdakwa mengambil sabu dibungkus tempat minum Pop Ice, lalu para terdakwa ke rumah di Jalan Karang Gayam Teratai Gg 3/06 RT 01, RW 04, Tambaksari Surabaya.

Terdakwa Rangga membagi sabu menjadi 30 poket untuk dijual kembali, dengan keuntungan Rp1,5 juta. Dari 30 poket telah terjual, dengan cara Terdakwa Tri Sandi yang mengantarkan ke para pembeli dan tersisa 21 poket.

Selanjutnya, Kamis, 19 Oktober 2023, Jam 07:00 Wib, di rumah para terdakwa, saat Terdakwa Rangga sedang mengepres sabu dan Terdakwa Tri Sandi sedang main Hp, para terdakwa ditangkap Saksi Abdi Tambunan dan Saksi Moch. Choirul Arifin anggota Polrestabes Surabaya. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper