suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Curi Handphone buat Jasa Kencan Homoseks, Kristiyan Viki Jadi Pesakitan

Foto: Terdakwa Kristiyan Viki Guruh Firansyah (kiri atas), dan Saksi Abror Dimas Wanashrullah, agenda sidang saksi dan pemeriksaan terdakwa, di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call, Kamis, (14/03/2024)
Foto: Terdakwa Kristiyan Viki Guruh Firansyah (kiri atas), dan Saksi Abror Dimas Wanashrullah, agenda sidang saksi dan pemeriksaan terdakwa, di Pengadilan Negeri Surabaya secara vidio call, Kamis, (14/03/2024)
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana pencurian 1 unit Handphone, dengan modus mengajak hubungan badan sesama jenis (homoseks), dengan korbannya Abror Dimas Wanashrullah, dikamar hotel Briggs Inn, di Jalan Cisadane 18 Surabaya, dengan Terdakwa Kristiyan Viki Guruh Firansyah bin Suwiknyo, di Ruang Garuda 2 Pengadilan Negeri Surabaya, dengan dipimpin Ketua Majelis Hakim, Khadwanto secara vidio call, Kamis, (14/03/2024).

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Samsu Jusnan E.Banu dari Kejari Surabaya, menyatakan, Terdakwa Kristiyan Viki Guruh Firansyah, melakukan tindak pidana, menguntungkan diri sendiri atau orang lain, cara malawan hukum, memakai nama palsu, martabat palsu dengan tipu muslihat, rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain menyerahkan barang kepadanya, supaya memberi utang maupun menghapus piutang.

"Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 378 KUHP." Atau, Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 372 KUHP"

Selanjutnya, JPU menghadirkan Saksi Abror Dimas Wanashrullah dipersidangan. Abror mengatakan, "Saya simpan Hp saya untuk jaminan, biar saya kembali lagi ke hotel untuk membayar," kata saksi.

"Ngapain di hotel, nginep disitu, laki- laki sama laki- laki, kamu berhubungan badan gitu," tanya hakim.

"Ya, saya kenal awal lewat MiChat, saya diajak ke hotel tempat dia menginap, saya berhubungan badan, katanya gratis, gak taunya bayar, jaminan Hp saya, agar saya ambil uang untuk membayar," terang saksi.

Terhadap keterangan saksi, Terdakwa Kristiyan Viki membenarkannya, "Benar yang mulia," katanya.

"Kenal awal sama Abror di MiChat, saya sebagai perempuannya," katanya.

"Kamu nahan Hp nya, untuk jaminan pembayaran, kalian sudah main tapi dia belum bayar, main lewat mana, belakang, mulut atau lewat mana," tanya hakim.

"Main lewat mulut yang mulia,
"Oh, lewat mulutmu hisap alat vitalnya, gitu,"
"Ya, yang mulia," pungkasnya.

Diketahui, Senin, 22 Mei 2023, Terdakwa Kristiyan Viki Guruh Firansyah berkenalan dengan Saksi Abror Dimas Wanashrullah dari aplikasi MiChat, menawarkan hubungan badan sesama jenis secara gratis dan Abror Dimas tertarik.

Selanjutnya, Selasa, 23 Mei 2023, Jam 01:30 Wib, Terdakwa Kristiyan menghubungi Saksi Abror Dimas, bahwa dirinya sedang sendirian di hotel Briggs Inn, Jalan Cisadane 18 Surabaya. Terdakwa mengajak Abror Dimas ke hotel untuk berhubungan badan gratis.

Setelah mereka bertemu, terdakwa dan Saksi Abror Dimas melakukan hubungan badan. Setelah selesai berhubungan badan, terdakwa mengambil hp Abror Dimas, Ketika Abror Dimas meminta hp nya, terdakwa menolak menyerahkan. Kemudian terdakwa meminta Abror Dimas untuk berhubungan badan sekali lagi karena terdakwa belum puas. Sehingga Abror Dimas menuruti kemauan terdakwa, agar bisa mendapatkan hp nya kembali.

Setelah main kedua kalinya, Terdakwa tetap tidak mengembalikan Hp milik Abror Dimas dan meminta uang Rp700 ribu sebagai pembayaran jasa berhubungan badan. Abror Dimas pulang ke rumahnya mengambil uang yang diminta terdakwa. saat kembali ke hotel, terdakwa telah kabur meninggalkan hotel dengan membawa hp milik Abror Dimas.

Modus terdakwa sengaja menawarkan hubungan badan gratis ke pelanggannya, sebagai umpan mendapatkan barang berharga milik pelanggannya. Akibanya, Saksi Abror Dimas Wanashrullah kehilangan 1 Hp merk Tecno type Pova 4 Pro warna biru, kerugian materiil Rp 2.750.000. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper