suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Sidang Perkara Pidana Tawuran dan Pencurian Sepeda Motor, Roby Buron, Alfin Bagus dan Michael Marcello Jadi Pesakitan

Foto: suasana sidang perkara pencurian dengan kekerasan dengan Terdakwa Alfin Bagus Prasetya dan Michael Marcello Liotohe, dengan agenda sidang Dakwaan Jaksa di PN Surabaya secara Vcall, Senin, (20/05/2024)
Foto: suasana sidang perkara pencurian dengan kekerasan dengan Terdakwa Alfin Bagus Prasetya dan Michael Marcello Liotohe, dengan agenda sidang Dakwaan Jaksa di PN Surabaya secara Vcall, Senin, (20/05/2024)
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - SIdang perkara pidana, tawuran antar Genk All Star vs Glenviet, usai tawuran, ketemu lawannya kembali, terjadi pengejaran, hingga korban terjatuh tabrakan trotoar dan pingsan, sekalian nyolong sepeda motor lawannya, dengan para Terdakwa Alfin Bagus Prasetya bin Setiyo Yunianto Alias Jablay bersama dengan Michael Marcello Liotohe Alias Bongak. Kini kedua terdakwa tersebut jadi pesakitan. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Suswanti, di Ruang Garuda 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya secara Vidio Call, Senin, (20/05/2024).

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Herlambang Adhi Nugroho dari Kejari Tanjung Perak, menyatakan, Terdakwa Alfin Bagus Prasetya alias Jablay dan Terdakwa Michael Marcello Liotohe alias Bongak, melakukan tindak pidana, mengambil barang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, maksud dimiliki secara melawan hukum, perbuatan mengakibatkan luka berat atau kematian dan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu yang untuk masuk ke tempat melakukan kejahatan, untuk sampai pada barang yang diambil, dilakukan merusak, memotong memanjat,dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu, pada waktu malam dalam sebuah rumah, pekarangan tertutup yang ada rumahnya, dijalan umum, atau dalam kereta api atau trem yang sedang berjalan.

"Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 365 ayat (4) KUHP."

Atas dakwaan JPU, Penasehat Hukum Terdakwa Alfin dan Michael, akan mengajukan Eksepsi, "Kami akan mengajukan Eksepsi yang mulia, mohon waktunya 1 minggu, Senin (27/05)," katanya.

Diketahui, Senin, 15 Januari 2024, Jam 03:00 Wib, Terdakwa Alfin Bagus Prasetyo Alias Jablay bersama dengan Michael Marcello Liotohe Alias Bongak dan Roby (DPO), Saksi Syindu Hardianto, Saksi Rangga Hidaja Tulla dan anggota All Star 20 anggota, berangkat tawuran dengan Genk Glenviet, gunakan motor Honda PCX hitam milik Michael Marcello Liotohe.

Setelah tawuran, para terdakwa bersama Robi, Syindu, Rangga, berpapasan dengan Saksi Moch. Rofsanjani Siswoyo sedangkan,  Moch. Rafii Siswoyo dan Saksi Krisna Andika Cahya Winarko menggunakan motor Beat hitam Nopol L 3809 PR.

Selanjutnya, para terdakwa meneriaki Saksi Moch. Rofsanjani Siswoyo, Saksi Moch. Rafii Siswoyo dan Saksi Krisna Andika Cahya Winarko. Saksi Moch. Rofsanjani Siswoyo ke arah Apartemen UC. Ciputra, sedangkan Moch. Rafii Siswoyo dan Krisna Andika Cahya Winarko ke arah Jalan Raya Made Citraland Sambikerep terjatuh menabrak trotoar.

Kemudian, para terdakwa memukuli Saksi Moch. Rafii Siswoyo dan Krisna Andika Cahya Winarko hingga pingsan, lalu mengambil sepeda motor Beat, yang di dalam jok motor terdapat 1 Hp Readmi dan uang Rp200 ribu.

Sepeda motor dibongkar di rumah Robi (DPO) dan mengambil skok sepeda motor milik Moch. Rafii Siswoyo

Sabtu, 20 Januari 2024, Jam 17:00 Wib, Terdakwa Alfin Bagus Prasetya ditangkap Saksi Naufal dan Saksi Hidayat Eka anggota Polisi yang sedang patroli di Jalan Merr. Dilakukan pengembangan, Kamis, 25 Januari 2024, Jam 02:30 Wib dalam rumah,  Jalan Griya Kencana Sektor 1 Gang Sengon 29, Mojosarirejo, Driyorejo, Gresik.

Akibat perbuatan para terdakwa, Saksi Moch. Rafii Siswoyo mengalami kerugian Rp15.000.000. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper