suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Beli Ganja 50,5 Gram, Dipecah dan Dijual Jadi Beberapa Bungkus, Figur Prasetyo Diadili

Foto: Terdakwa Figur Prasetyo Budi (28) (kiri), 2 (dua) Saksi Penangkap anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Hadi Racha dan Yogi Indra. Agenda saksi di PN Surabaya secara Vcall
Foto: Terdakwa Figur Prasetyo Budi (28) (kiri), 2 (dua) Saksi Penangkap anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Hadi Racha dan Yogi Indra. Agenda saksi di PN Surabaya secara Vcall
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara pidana penyalahgunaan narkotika jenis Ganja kering seberat 50,524 Gram, yang didapat dari Fadli Al Hakim (berkas terpisah) di Lumajang. Dari pengembangan tangkapan polisi yaitu Amirudin Masykuri bin Moh.Tauqul Anwar (berkas terpisah), sebagai pembeli, yang peredarannya di Cafe Flaminggo, dengan Terdakwa Figur Prasetyo Budi bin Kusno (28). Sidang di pimpin Ketua Majelis Hakim, Suparno, di Ruang Garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya secara Vidio Call.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Herlambang Adhi Nugroho dari Kejari Tanjung Perak, menyatakan, Terdakwa Figur Prasetyo Budi melakukan tindak pidana, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika Golongan I.

"Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Atau, Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 111 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika."

Selanjutnya, JPU menghadirkan 2 (dua) saksi penangkap anggota Polrestabes Surabaya, Saksi Hadi Racha dan Saksi Yogi Indra, dipersidangan. Saksi mengatakan,
"Kami menangkap terdakwa di Cafe Flaminggo kab. Lumajang dengan BB 50,524 Gram, dan 1 timbangan elektrik, diakui mendapat dari Fadli, terdakwa menjual juga dipakai sendiri, yang kita tangkap 3 orang, Amirudin, terdakwa dan Fadli," terang saksi.

"Awalnya kita menangkap Naira di Surabaya, membeli ganja dari Amirudin, Amirudin orang Situbondo, kemudian menangkap Figur, Amirudin membeli dari Figur, pada Naira tidak ada barang hanya bukti Chat, aja kr Amirudin," tambah saksi.

Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda Saksi meringankan terdakwa.

Diketahui, awalnya Saksi R. Hadi Racha Robby bersama Saksi Yogi Indra Yudistira, anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, mendapat informasi
di dalam Cafe Flaminggo, Dusun Sumberejo, Senduro, Lumajang,  Terdakwa Figur Prasetyo Budi melakukan jual beli dan sebagai perantara narkotika jenis sabu.

Fadli Al Hakim dan Amirudin Masykuri (berkas penuntutan terpisah)

Kemudian, Sabtu, 03 Februari 2024, Jam 22:00 Wib, para saksi menuju lokasi dan mengamankan terdakwa. Dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti, 1 (satu) kantong plastik berisi daun, batang dan biji ganja seberat 50,524 Gram, 1 (satu) buah timbangan elektrik. Terdakwa memperoleh ganja dari Fadli Al Hakim (berkas penuntutan terpisah).

Sebelumnya, Kamis, 01 Februari 2024, terdakwa dihubungi Ahmad Amirudin Masykuri (berkas penuntutan terpisah) memesan ganja Rp600 ribu. Terdakwa menghubungi Fadli Al Hakim untuk memesan ganja.

Selanjutnya, Kamis, 1 Februari 2024, Jam 18:00 Wib, terdakwa menghubungi Fadli untuk memesan ganja, lalu Fadli Al Hakim datang ke rumah terdakwa di Dusun Sumberejo, Senduro, Lumajang memberikan pesanan ganja. Dibagi oleh terdakwa menjadi beberapa kantong plastik, dan menjual ke Ahmad Amirudin 1 kantong plastik harga Rp600 ribu.
Terdakwa menjual ganja untuk mendapatkan keuntungan Rp100 ribu. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper