suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Tawur Antar Pemuda "Lebak VS Bogarami" Dipicu Sepak Bola Jalanan

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

SURABAYA-SUARA PUBLIK. Bentrok menjelang saat sahur di bulan Ramadhan terjadi di Jl Bogorami Timur II yang melibatkan belasan pemuda Jl Bogorami vs Jl Lebak Rejo, Minggu (12/6/2016) dinihari sekitar pukul 01.30 WIB.

Kedua kubu terlibat aksi saling lempar sehingga membuat warga panik. Beruntung aksi tawuran itu berhasil dibubarkan petugas Polsek Tambaksari dan Sat Intelkam Polrestabes Surabaya. Namun karena lokasi tawuran masuk wilayah Polsek Kenjeran, maka para pelaku yang diamankan langsung digelandang ke Mapolsek Kenjeran.

Informasi di lokasi menyebut, tawuran ini bermula dari dendam sejak 2 hari lalu. Jumat (10/6/2016) sekitar pukul 01.00 WIB, pemuda Jl Bogorami main sepakbola jalanan melawan pemuda Jl Lebak Rejo di Jl Kapas Gading Madya, jelang sahur Ramadhan.

Dalam pertandingan itu, pihak pemuda Lebak Rejo dituding bermain kasar sehingga pemuda Bogorami menelpon teman-temannya untuk datang. Selanjutnya terjadilah pengeroyokan terhadap salah satu pemuda Lebak Rejo, Rosi. Karena kalah jumlah Rosi menyelamatkan diri dan memanggil teman-temannya. Saat pemuda Lebak Rejo berdatangan, pemuda Bogorami langsung kabur.

Selanjutnya Rosi cs ngelurug ke kampung Bogorami dan terjadilah bentrok. Karena kalah jumlah, pemuda Lebak Rejo akhirnya kabur.

Pemuda Bogoromi yang merasa direndahkan kampungnya baru saja diserbu akhirnya melakukan pengintaian di kampung Lebak Rejo pada Sabtu (11/6/2016) sekitar pukul 23.00. Namun hal itu ternyata sudah dinantikan pemuda Lebak Rejo yang langsung mengejar salah satu pemuda Bogorami.

Melihat yang dikejar berhasil lolos, pemuda Lebak Rejo yang tersulut emosinya lantas melakukan pengerusakan pagar di Jl Bogorami Selatan II. Namun hal itu direspon pemuda Bogorami sehingga kedua kubu kembali terlibat bentrok dan saling lempar batu di Jl Bogorami Timur.

Beruntung saat itu petugas Polsek Tambaksari dipimpin langsung Kanit Reskrim AKP Nadiar dan anggota Sat Intelkam Polrestabes Surabaya yang mendapat informasi adanya tawuran warga. Bergegas datang ke lokasi meskipun TKP tidak masuk wilayah hukumnya. Para pelaku tawuran langsung diamankan satu persatu dan digelandang ke Polsek Kenjeran untuk diproses lebih lanjut.

11 pemuda yang diamankan masing-masing-masing adalah Mario (16) warga Jl Kapas Madya Barat II, Dani (16) Jl Lebak Rejo Utara II, Rama (16) Jl Lebak Permai II, Andri Denata (15) Jl Karang Asem V, Agus Krisyanto (16), Jl Kalijudan Taruna IV, Alexandro Hutagalung (14) Jl Lebak Rejo IV, Renaldi Mahendra (15) Jl Lebak Rejo Utara IV, Wahyu Puji (14) Jl Gading I, Alfian Maulana (16) Jl Karang Asem, Sardi (16) Jl Kapas Lor Kulon dan Rahmat Priyadi (14) Jl Lebak Rejo IV.

Sedangkan korban aksi tawuran ini adalah Ahmad Rizki (19) dan Dimar Abdul Sofie (16) warga Jl Bogorami Selatan II, Dion Ade Putra (17) dan Agus Syaifudin (19) warga Jl Kyai Tambak Deres.

Kanit Reskrim Polsek Tambaksari AKP Nadiar menjelaskan, para pelaku tawuran masih di bawah umur sehingga kemungkinan akan diberi pengarahan saja. Namun menurutnya, bila ada pihak yang merasa dirugikan bisa saja melapor.

“Selain ada korban juga ada pagar rusak. Namun untuk proses hukumnya silahkan langsung konfirmasi ke Polsek Kenjeran saja karena pelaku tawuran sudah kami serahkan ke sana sesuai lokasi kejadian,” terangnya.

"Terpisah, AKBP Takdir Mattanete Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak(KP3) mengungkapkan, pihaknya sudah mememrintahkan Polsek Kenjeran untuk langsung mengantisipasi dengan patroli. Polsek Kenjeran juga langsung diperintahkan pihaknya untuk berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait. "Yang pasti, para pelakunya ini adalah anak-anak dibawah umur. Semua masih sekolah. Jadi, langkah pembinaan dan pengawasan akan dilakukan terhadap anak-anak tersebut," tegasnya semalam.

mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya ini juga sudah mengintruksikan kepada jajarannya, terutama Polsek Kenjeran untuk secara rutin melakukan patroli di tempat terjadinya bentrok. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.(TOM)

Editor :