Sidoarjo Suara-Publik. Adi Trisetyawan warga Balongkrajan Desa Sidorono Krian Sidoarjo, di temukan oleh warga tewas terlentang ditengah sawah. Adi adalah korban pengeroyokan yang terjadi sekitar Perum Mejaya jalan Keboharan Krian Sidoarjo.
Keluarga korban yang menerima informasi kejadian tersebut langsung histeris. Kesedihan yang mendalam terlihat pada wajah keluarga korban. Betapa tidak, korban yang tewas mengenaskan akibat pengeroyokan. Korban yang terlentang di tengah sawah tersebut langsung di bawa ke Rumah Sakit Kepolisian Bhayangkara Porong Sidoarjo guna dilakukan otopsi.
Kesedihan keluarga korban bertambah, saat kakak tertua
korban hendak mengambil jenasah. Oleh pihak RS Bhayangkara dikenakan biaya 1
juta rupiah. Bila tidak dibayar jenasah tidak boleh dibawa pulang. Hal itu
seperti yang dikatakan Ropik selaku keluarga korban membenarkan kejadian
tersebut. "awalnya kakak tertua saya yang mau ambil jenazah, tapi kakak
saya kaget harus bayar sekitar 1juta lebih dan rinciannya juga dikasihkan
saya",jelas Ropik.
Masih Ropik "setelah dijelaskan, kalau saya adik korban yang dari media, petugas
tersebut langsung memangkas anggaran. Seketika itu juga saya konfirmasi ke
dokter yang menangani jenazah kakak saya, tapi Dokter nya bilang tidak tau
apa-apa terkait rincian biaya tersebut. Karena saya cuman bawa uang 175ribu
rupiah, ya saya kasih aja ke petugas. Lalu saya juga mendapat kwitansi
sementara pembayaran juga,soalnya saya cuman berfikir agar jenazah segera
dikuburkan" terang ropik selaku adik korban.(pik)
Editor : Pak RW