suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Pasutri Tipu Korban Rp2,5 Miliar Berdalih Budidaya Ikan, Alvin Wisnutara dan Dian Setyo Riantien Dihukum 2,5 Tahun Bui

Foto: Terdakwa Pasutri Alvin Wisnutara dan Dian Setyo Riantien, menjalani sidang agenda putusan hakim di PN Surabaya, secara Vcall, Rabu, (26/6/2024)
Foto: Terdakwa Pasutri Alvin Wisnutara dan Dian Setyo Riantien, menjalani sidang agenda putusan hakim di PN Surabaya, secara Vcall, Rabu, (26/6/2024)
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA, (suara-publik.com) - Sidang perkara Pidana Penipuan juga Penggelapan modus kelabuhi para pemodalnya untuk memberi modal usaha budidaya Ikan Kerapu di Situbondo Jatim kembali digelar. 

Dengan Terdakwa Alvin Wisnutara bin Suwarno (45), alamat Sambirogo Blok I / 25, Sambikerep Surabaya, atau Perum. Istana Mentari Blok E-1/5 Sidoarjo, atau Apartemen Puncak Permai Tower A Lantai 11 No. 1167 Surabaya. Pendidikan S1 Teknik Industri bersama Istrinya Terdakwa Dian Setyo Riantien binti Ediyono (44), alamat Sambirogo Blok I/25, Kelurahan Sambikerep, Kecamatan  Sambikerep, Surabaya atau Perum.  Istana Mentari Blok E 1 No. 5 Sidoarjo. Pendidikan SMA, di Ruang Sari 3 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya secara Vidio Call. Rabu,  (26/6/2024).

Dalam agenda putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim,  Taufik Tatas, mengadili, menyatakan,  Terdakwa Alvin Wisnutara (45) dan Terdakwa Dian Setyo Riantien (44), terbukti bersalah, melakukan tindak pidana, penipuan secara bersama- sama. 

"Sebagaimana dalam dakwaan melanggar pasal 378 KUHP Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP."

Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Alvin Wisnutara dan Dian Setyo Riantien, oleh karena itu, dengan pidana penjara masing masing selama 2 tahun dan 6 bulan. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang dijalani para terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan para terdakwa tetap berada dalam tahanan.

Menetapkan barang bukti, dikembalikan kepada Saksi Ernie Tri Yuliati.

Putusan hakim lebih ringan dari
tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Damang Anubowo dari Kejari Surabaya, yang menuntut masing-masing terdakwa dengan pidana penjara selama 3 tahun.

Diketahui, Saksi Ernie Tri Yuliati mengenal Terdakwa Dian Setyo Riantien (Istri Terdakwa Alvin Wisnutara), bertemu para terdakwa Kamis, 4 Agustus 2022, di Rumah Makan Sop Buntut Gelora Pancasila Jl. Musi No. 48 Surabaya, Saksi Erni dikenalkan kepada Terdakwa Alvin Wisnutara.

Terdakwa Dian Setyo Riantien dan Alvin mengatakan profesinya sebagai petani ikan (budidaya Ikan Kerapu), sedang butuh modal usaha pembagian keuntungan sangat menjanjikan dengan resiko kecil.
Keuntungan diberikan kepada pemilik modal setiap kali siklus panen jangka waktu 90 hari.

Lokasi pembenihan Ikan Kerapu diakui milik para terdakwa berlokasi di Situbondo. Kemudian para terdakwa mengajak Saksi Ernie mengunjungi lokasi pembenihan Ikan Kerapu di Situbondo. Karena percaya dengan perkataan para terdakwa dan menunjukkan lokasi pembenihan ikan kerapu, Saksi Ernie Tri Yuliati tergerak menyerahkan uang kepada para terdakwa, secara bertahap hingga nilai total Rp2.500.000.000, melalui Rek. BCA milik Terdakwa Alvin Wisnutara.

Untuk meyakinkan Saksi Ernie, Terdakwa Alvin melakukan kerjasama pembenihan Ikan Kerapu di kantor Christiani Hartono, SH. Terdakwa Alvin juga membuat kerjasama pembibitan Ikan Kerapu dengan Saksi Johan Setiawan dan Saksi Leni Wijayantu teman dari Saksi Ernie Tri Yuliati, di kantor Christiani Hartono, SH, Notaris di Surabaya.

Terdakwa Alvin Wisnutara mempergunakan uang yang ditransfer Saksi Ernie Tri Yuliati,
dipergunakan membangun café di Jl. Kav. DPR Blok E No. 22 Sidoarjo.
Pengembalian dana orang-orang yang memberikan modal usaha pembenihan Ikan Kerapu di Situbondo yang dijalankan, hanya untuk kepentingan pribadi para terdakwa.

Saksi Erni Tri Yuliati sulit bertemu dan berkomunikasi dengan para terdakwa sehingga melaporkan perbuatan para terdakwa ke Polrestabes Surabaya.

Akibat perbuatan ke 2 (dua) Terdakwa Alvin Wisnutara dan Dian Setyo Riantien, sehingga Saksi Ernie Tri Yuliati mengalami kerugian Rp2.500.000.000. (sam)

Editor : suarapublik

suara-publik.com skyscraper