suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Hendak Benahi Plafon, Wawan Iswahyudi Tewas Lehernya Nyangkut di Kabel Tegangan Tinggi

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

SURABAYA - SUARA PUBLIK. Warga sekitar Jalan Karang Menjangan depan pasar pada Rabu (15/06) digegerkan dengan kejadian seorang pria yang tersangkut di kabel listrik bertegangan tinggi. Tepatnya di toko dan fotocopy Pentaghon yang bernomer 34A milik Hokky (20) warga Wisata Bukit Mas Blok H Surabaya.

Diketahui karyawan yang tewas tersengat listrik tersebut bernama Wawan Iswahyudi (23) warga Ds.Brumi Pilangkenceng, Caruban Madiun. Korban mengalami luka di bagian leher dikarenakan menempel di kabel listrik yang bertegangan tinggi.

Sebelum tewas, korban akan memperbaiki plafon bagian atas lantai dua Toko Pentaghon. Belum sempat memperbaiki plafon, korban menyenggol kabel bertegangan tinggi di atas genteng. Akibatnya korban langsung tewas ditempat, jelas Yanto teman korban yang juga karyawan Toko.

"Mengetahui teman saya tewas kesetrum dari orang-orang yang berjualan di pasar Karang Menjangan tepat didepan toko,"  imbuh Yanto sambil menangisi temannya yang terbujur kaku diatas genteng.

Mengetahui ada orang tewas kesetrum di atas genteng, beberapa warga langsung menghubungi Pemadam Kebakaran Kota Surabaya untuk melakukan evakuasi.

Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya Candra Oerat Mangun yang datang kelokasi mengatakan,pada pukul 11.00 wib Dinas Kebakaran menerima kabar dari pak Camat. Beliau menyatakan ada orang tersangkut di kabel listrik tegangan tinggi. Lalu petugas PMK datang dan mengevakuasi korban bersama PMI hingga korban bernama Wawan berhasil  diturunkan.

Akibat adanya korban tewas kesetrum di atas genteng sebagian plafon terbakar, 1 unit PMK diturunkan untuk memadamkan api disekitar korban. Selain itu, sebanyak 4 unit mobil PMK diturunkan untuk mengevakuasi korban dengan menggunakan mobil crane milik PMK.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas dari arah Menur menuju Dharmahusada macet dan dilakukan kontra flow. Korban langsung dibawah ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Dr Soetomo untuk dilakukan visum.(TOM)

Editor :