suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Ditemukan Wanita Bersimbah Darah, Warga Jalan Simo Jawar Gempar

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Surabaya - SUARA PUBLIK. Warga Jalan Simo Jawar, Sukomanunggal digemparkan dengan temuan seorang perempuan yang tergeletak bersimbah darah. Tidak jauh dari tubuh perempuan bertubuh gemuk itu, tergeletak pula motor Yamaha Mio J warna merah muda bernopol L 4871 ZI. Kendati saat ditemukan, perempuan ini dalam kondisi pinsan, namun setelah dirawat intensif di rumah sakit, perempuan ini akhirnya meregang nyawa. Sayang, saat ditemukan, perempuan ini tidak membawa identitas sama sekali.

Seorang warga yang menemukan perempuan ini, bernama Zainal Arifin. Sebenarnya, dia menemukan perempuan itu pada Minggu (26/06/2016) dini hari sekitar pukul 03.00 Wib. Namun, peristiwa ini baru mencuat pada Selasa (28/06/2016).

Setelah menemukan tubuh perempuan penuh darah itu, Zainal Arifin kemudian mendatangi Mapolsek Sukomanunggal. Setelah itu, sejumlah anggota Polsek Sukomanunggal dibantu warga akhirnya mengevakuasi perempuan itu.

"Benar, kami menerima laporan itu. Saat itu kami langsung membawanya ke RS dr Soetomo karena kami cek, perempuan itu hanya pinsan. Namun, setelah dirawat, ternyata pada Senin (27/06/2016) malam, ternyata perempuan itu meninggal. Saat kami evakuasi, perempuan itu sama sekali tidak membawa identitas," sebut AKP Sukoco, Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Selasa (28/06/2016).

Kendati belum mengetahui pasti penyebab luka korban, AKP Sukoco beserta anggotanya akhirnya melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas perempuan tersebut. Berbekal nomor polisi (nopol) motor korban, akhirnya pihaknya menemukan petunjuk bahwa pemilik motor beralamatkan di Manukan Lor 2/55, Kelurahan Manukan Kulon, tandes. Namun, setelah dicek, disana adalah alamat lama korban. Dan setelah ditelusuri, korban saat ini tinggal di Perumahan Griya Citra Asri RM 16/9, Benowo.

Hasilnya, korban tewas itu diketahui bernama Rusdiana (39). Di Griya Citra Asri RM 16/9, Benowo. Korban tinggal bersama Kartika Junanto, suaminya dan 4 orang anaknya. Tidak hanya suami korban, sejumlah warga disana menyebut, jika Rusdiana diduga menjadi menjadi korban kejahatan jalanan. Sebab saat ditemukan korban dalam keadaan tidak sadarkan diri dan barang bawaan korban berupa tas, sudah hilang. "Saya menduga, istri saya adalah korban jambret mas. Karena tas yang dibawa istri saya saat berangkat, tidak ditemukan," ungkap Kartika Junanto, saat ditemui di rumahnya.

Junanto menceritakan, pada Sabtu (25/06/2016) malam sekitar pukul 20.30 Wib, istrinya berpamitan, hendak menemui temannya di daerah Benowo Indah. Bahkan saat itu, istrinya mengatakan, acara yang didatanginya, berlangsung hingga Minggu malam. Namun anehnya, istrinya tersebut justru ditemukan di daerah Jalan Simo Jawar, Sukomanunggal. "Memang, istri saya berangkat sendirian mas. Tapi saya nggak tahu, pulangnya sendirian atau tidak," katanya.

Pria berumur 49 tahun ini menambahkan, dirinya baru mengetahui bahwa istrinya dirawat di RSUD Dr Soetomo pada hari Senin (27/06/2016) Sore setelah mendengar kabar dari orang tuanya. Namun sayang, meski sudah menemukan Rusdiana dengan infus di tangannya, Junanto dengan putri bungsunya harus berpisah dengan Rusdiana selamanya. "Istri saya menghebuskan nafas terakhir pada Senin malam pukul 19.30 Wib. Dan baru kami makamkan jam 09.30 Wib tadi (Selasa,red)," imbuhnya.

Hingga semalam, Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus tersebut. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan. Namun, hingga semalam Polsek Sukomanunggal baru mengeluarkan dua dugaan atas tewasnya korban. Yaitu, korban curas atau kecelakaan murni (tabrak lari). Sebab hingga semalam juga, belum ada saksi kunci yang diperoleh. "Yang pasti, kami akan menindaklanjuti segala informasi yang merujuk kepada kejadian tersebut. Dan hingga saat ini, kami melakukan penyelidikan di lapangan," tandas AKP Sukoco.(TOM)

Editor :