suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Kinerja Polsek Krian Dipertanyakan, Pelaku Pembunuhan Adi Pristiawan Belum Tertangkap

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Krian Suara-Publik. Masih tetap dalam kasus pembunuhan terhadap Adi Pristiawan warga Barengkrajan Krian Desa Sidorono Sidoarjo. Kejadian pengroyokan hingga tewas di Pejaya Krian sampai sekarang pihak Kepolisian Krian masih belum bisa menangkap dan menetapkan satu pun menjadi tersangka. Kasus pembunuhan yang terjadi dua bulan lalu dan sempat diberitakan oleh suara-publik.com ini terkesan lamban dalam penanganannya. Padahal pihak Polsek Krian sudah mendapatkan hasil otopsi dan juga diperkuat dengan saksi.

Karena kinerja Polsek Krian yang terkesan lamban ini, maka dari pihak keluarga korban merasa sangat kecewa. Sehingga pihak Keluarga korban menuntut dan menekan pihak Polsek Krian untuk segera menangkap para pelaku.

Dari pihak keluarga korban Arofik selaku adik korban menyatakan, dirinya sudah di BAP. Dia akan selalu mengawal perkembangan kasus pengeroyokan yang mengakibatkan penghilangan nyawa keluarganya tersebut. "saya sudah di BAP, dan sering menanyakan kepada para penyidik. Namun faktanya pihak Polsek belum memberikan kepastian hukum bahkan terkesan sangat lamban. Kami benar-benar kecewa atas kinerja di Polsek ini, padahal ada saksi penguat dalam kasus ini", ujar Rofik dengan nada kecewa.

Ditempat lain dari pihak Polsek Krian saat di konfirmasi AKP Aspul Bakti mengatakan, sebagai penyidik kami sudah melakukan pemanggilan tersangka bahkan sampai dua kali. "kami sudah melakukan pemanggilan dua kali kepada tersangka tapi tersangka tidak dating. Kita juga sudah melakukan pangilan ke tiga dengan cara jemput paksa pada para tersangka tapi setelah kita kesana para pelaku tidak ada di tempat",ujar AKP Aspul Bakti.

Mendengar keterangan dari AKP Aspul Bakti tersebut, pihak keluarga masih berharap agar kasus ini terus ditindak lanjuti dan tersangka segera di tangkap untuk diproses hukum yang berlaku. Keluarga korban akan segera ke Polres Sidoarjo jika Polsek Krian masih lamban dalam penangannannya.
"kami akan laporkan ke Polres Sidoarjo bila diperlukan kami juga akan ke Polda jika kami belum mendapatkan hasil yang maximal dari pihak Polsek Krian. Saya sebagai adik korban akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas.Meskipun saya juga dengar bahwa dibelakang para pelaku orang tuanya pernah jadi pejabat di Kabupaten Sidoarjo sini", ujar Arofik dengan nada kesal.(nn)

Editor :