GRESIK, (suara-publik.com) - Setiap tahun, masyarakat jawa melakukan kegiatan melalui tradisi adat budaya jawa atau yang di sebut selametan petik laut atau tasyakuran. Kini kegiatan itu di gelar di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Sabtu, (23/8/25). Masyarakat sangat antusias melaksanakan kegiatan yang digelar setahun sekali tersebut.
Acara tsyakuran petik laut ini, tak lain untuk mengharap dan berdoa, serta rasa syukur kita kepada Allah SWT, dengan rasa syukur kenikmatan dan keberkahan, rejeki lancar, memohon keselamatan bagi seluruh warga Campurejo dan juga seluruh petani laut yang ada di Kecamatan Panceng.
Menurut Kepala Desa Campurejo, Amudi. S, PD. saat di temui awak media mengatakan, bahwa tasyakuran petik laut ini termasuk adat budaya turun temurun dari nenek moyang masyarakat sekitar yang di adakan rutin setiap tahunnya di tepi laut.
Acara ini menjadi tradisi yang takkan punah dan akan terus di lestarikan oleh masyarakat sekitar. Tujuannya tak lain agar seluruh warga masyarakat juga nelayan mendapat berkah dengan tangkapan hasil laut yang banyak dan diberi keselamatan.
"Ini adalah agenda tahunan yang rutin digelar agar semua masyarakat Campurejo mendapatkan keberkahan," kata Amudi.
Dalam acara tasyakuran petik laut tersebut di koordinir oleh ketua panitia Achmad Abdullatif dan seketaris Khoirul Roziqin juga bersama H. Muhammad Nasiron sebagai ketua Rumah Nelayan(RN). Sebelum dilaksanakan acara haribini, panitia bersama masyarakat nelayan sekitar sudah mempersiapkannya dengan matang.
Mulai dari hari, tanggal dan apa saja yang akan di pakai untuk agenda kegiatan rutin setiap tahun ini.
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga terlaksananya acara ini," lanjutnya.
Dalam acara tasyakuran petik laut kali ini dihadiri oleh seluruh Kepala Desa (PkDi) Kecamatan Panceng, forkorficam Panceng, Kapolsek Panceng, Danramil Panceng dan juga warga Kecamatan Panceng.
Di akhir acara, masyarakat dan juga para undangan melakukan ramah tamah sebagai bentuk kebersamaan dan keakraban. (Mar)
Editor : suarapublik