suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Momentum Dirgahayu RI ke-80, PSHT Ranting Banyuates Gelar Bakti Sosial 

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy

SAMPANG, suara-publik.com -- Dalam momentum Dirgahayu Kemerdekaan  Republik Indonesia ke-80, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menggelar bakti sosial dengan mengusung tema "Amal Bakti PSHT Untuk Negri."

Ratusan masyarakat padati kegiatan tersebut, yang dilaksanakan di Padepokan Ranting Banyuates tepatnya di Koperasi Unit Desa (KUD). Dusun Sembung, Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Sampang, Sabtu (30/08/2025).

Acara tersebut di hadiri oleh Ketua PSHT Cabang Sampang Tamsul, forkopimcam Banyuates, Tokoh masyarakat, PJ Kades Jatra Timur Bambang Joko Santoso, serta seluruh keluarga besar PSHT ranting banyuates,

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari ini dengan memberikan pelayanan yang meliputi : 
- Khitan Modern
- Donor darah
- Pemeriksaan gratis
- Pijet kretek. 
Organisasi PSHT bekerja sama dengan Palang Perah Indonesia (PMI), Khitan Nusantara dan pijet kretek Madura.

Agus Suhariyanto selaku Ketua panitia pelaksana, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa amal bakti PSHT untuk negri ini adalah simbol perwujudan ajaran dari leluhur kita bahwa mendidik manusia berbudi luhur tau benar dan salah.

"Acara bakti sosial ini adalah bentuk implementasi Ajaran PSHT dimana kita memberikan manfaat pada sesama manusia serta seluruh makhluk hidup dengan semboyan Memayu Hayuning Bawono," Ungkapnya.

Ketua PSHT Ranting Banyuates, Arief Sujatmiko mengungkapkan, bahwa pelajaran dari PSHT tidak hanya mengenai kekuatan fisik dalam menjaga diri sendiri namun, yang lebih utama tentang hubungan antar manusia dan kepekaan pada lingkungan sekitarnya serta loyalitas.

"PSHT lahir dari masyarakat dan akan selalu kembali mengabdi kepada masyarakat. Melalui Amal Bakti PSHT untuk Negeri ini, kami ingin menegaskan bahwa pencak silat bukan hanya tentang bela diri, tetapi juga tentang persaudaraan, kepedulian, dan pengabdian," ujar Arief Sujatmiko, Ketua PSHT Ranting Banyuates Cabang Sampang Pusat Madiun

Hal senada disampaikan oleh Ketua Cabang Sampang Tamsul, Memayu Hayuning Bawono simbol filsafat. Bahwa kegiatan sosial adalah bukti nyata bahwa PSHT adalah ilmu lakon, bukan ilmu omong kosong.

"Ilmu PSHT mengajarkan manusia untuk menjaga, memperindah, serta menciptakan keselamatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan hidup bagi diri sendiri serta dengan alam semesta dan lingkungan untuk hidup harmonis dengan alam," tandasnya. (Lex)

Editor :