suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

PN Surabaya Gelar Apel Komitmen Pengabdian Pada Masyarakat Pencari Keadilan

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Surabaya (Suara Publik) - Dari begitu banyaknya keluhan (komplain) masyarakat tentang pelayanan publik yang ada di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, membuat institusi kepemerintahan bidang hukum tersebut berbenah Rabu (10/8/2016).

Untuk memperbaiki sistem management pelayanan publik tetsebut memang tidak mudah. Namun hal itu sudah menjadi komitmen saya untuk membenahi sistem kerja PN Surabaya. Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh karyawan dari golongan bawah menengah, bahkan sampai golongan atas. Agar semuanya berkomitmen dalam memberikan pelayanan kepada publik termasuk para pencari keadilan sesuai standard yang telah diberikan oleh Mahkamah Agung (MA).

Siang tadi ratusan pegawai dari staf, hakim, pegawai honorer, hingga pegawai kebersihan dimintai berbaris berjajar di halaman gedung PN Surabaya. Mereka dikumpulkan untuk dimintai komitmennya dalam membenahi pelayanan publik sesuai dengan standarisasi yang diberikan oleh Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung.

Dengan suara keras dan lantang, Sudjatmiko selaku Kepala Pengadilan Negeri Surabaya membacakan naskah (surat) berkomitmen dengan para pegawai PN Surabaya. "Kami berjanji untuk berkomitmen dalam memberikan pelayanan publik dan kepada para pencari keadilan," kata Sudjatmiko yang diikuti oleh para pegawai PN Surabaya, pada Rabu siang (10/8/2016). Walaupun cuacanya cukup panas, namun semuanya tetap semangat.

Tidak hanya itu, bentuk komitmen yang diwujudkan melalui tanda tangan bersama para pegawai di spanduk khusus yang telah dipersiapkan. Penanda tanganan itu dilakukan pertama kali oleh kepala PN Surabaya Sudjatmiko. Lalu diikuti oleh para pegawai yang turut dalam upacara tersebut.

Seusai pembacaan komitmen bersama, Sudjatmiko mengatakan, bahwa hal itu dilakukan sebagai wujud keseriusan pihaknya dalam mewujudkan pelayanan kepada masyarakat yang semakin baik, Terutama bagi para pencari keadilan di PN Surabaya.

"Saat ini kami sedang memulai pekerjaan dengan standartisasi dan bekerja dengan ikhlas. Memang selama ini kami bekerja belum memiliki standard yang maksimal. Namun inilah merupakan langkah awal kami dengan meminta komitmen para hakim dan seluruh pegawai PN Surabaya untuk bekerja sesuai standart yang sudah ditentukan oleh pimpinan MA," terangnya.

Dirinya berharap dengan adanya komitmen para hakim dan pegawai, PN Surabaya bisa mendapat akreditasi standartisasi yang diakui. "Ya Insya Allah semoga akhir tahun semua program ini bisa terwujud dan pelayanan publik jadi semakin lebih baik lagi dari yang sekarang. Tapi kami tetap berharap program ini dapat berjalan lebih cepat lebih baik," jelasnya.

Saat ditanya awak media, bagaimana jika ada hakim atau pegawai yang melanggar komitmen tetsebut, Sudjatmiko berjanji bakal bersikap tegas. "Jika ada yang melanggar komitmen bersama ini, maka akan kami beri sanksi sesuai dengan kesalahan yang diperbuatnya," janjinya.

Sudjatmiko pun mengaku bahwa upayanya untuk memperbaiki yang dikomandoinya ini tidak semudah seperti kita membalikkan telapak tangan. Namun menurutnya hal itu akan bisa terwujud jika ada niat bersama dari seluruh hakim dan pegawai PN Surabaya. "Yang penting niat dan nawaitunya, jika sudah niat pasti ada jalan untuk mewujudkannya," pungkasnya.(Mul).

Editor :