GRESIK, (suara-publik.com) — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Gresik terus memperkuat peran sosial kemasyarakatan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Gerakan tersebut dijalankan bersama sejumlah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di tingkat kecamatan dengan pola koordinasi satu komando.
Memasuki Agustus 2026, jajaran GMBI Distrik Gresik tidak hanya disibukkan dengan persiapan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga konsisten menjalankan kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Sejumlah KSM aktif menggelar kegiatan seperti perlombaan kemerdekaan, membantu warga yang sedang sakit, serta memberikan santunan kepada anak yatim, piatu dan dhuafa. Kegiatan santunan tersebut menjadi agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat.
Selain kegiatan sosial, GMBI Distrik Gresik juga turut mengikuti agenda yang digelar pemerintah dan aparat penegak hukum. Salah satunya dialog yang berlangsung di Gedung Rupatama Saria Arya Rachana Polres Gresik, Jumat (14/8/2026) siang.
Dialog tersebut mengangkat pentingnya merawat semangat Bhinneka Tunggal Ika, memperkuat persatuan, serta menjaga kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.
Usai mengikuti kegiatan di Polres Gresik, Ketua Distrik GMBI Gresik Muhammad Hudin, S.Pd., bersama sejumlah Ketua KSM langsung menuju Sekretariat LSM GMBI Distrik Gresik di Jalan Purworejo, Dusun Purworejo, Desa Metatu, Kecamatan Benjeng.
Di lokasi tersebut, jajaran GMBI melakukan persiapan kegiatan santunan anak yatim, piatu dan dhuafa yang menjadi agenda rutin organisasi setiap Jumat malam.
Setelah persiapan rampung, rombongan kembali bergerak menuju Dusun Kening RT 13/RW 04, Desa Mojopuro Gede, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Kehadiran mereka untuk menyalurkan bantuan santunan kepada warga kurang mampu serta anak yatim dan piatu.
Ketua Distrik LSM GMBI Gresik Muhammad Hudin, S.Pd., menegaskan bahwa padatnya kegiatan organisasi selama Agustus tidak menyurutkan komitmen jajaran GMBI untuk terus bergerak di tengah masyarakat.
“Kegiatan LSM GMBI Distrik dan KSM cukup padat pada bulan Agustus ini. Semua kegiatan yang melelahkan dan menguras tenaga serta pikiran terbayarkan ketika melihat anak yatim dan piatu bisa berbahagia seperti anak-anak pada umumnya,” ujar Hudin.
Menurutnya, seluruh jajaran di bawah koordinasi Distrik Gresik terus diarahkan untuk mengedepankan amar ma'ruf, yakni melakukan perbuatan baik yang memberikan manfaat nyata bagi sesama.
“Seluruh jajaran di bawah komando Distrik Gresik selalu saya instruksikan untuk amar ma'ruf, berbuat kebajikan yang memiliki manfaat kepada sesama. Keikhlasan dan ketulusan berjuang pada kebaikan akan memberikan energi positif sekaligus semangat dalam berorganisasi,” tegasnya.
Hudin juga menyampaikan bahwa kegiatan sosial tidak hanya dilakukan oleh KSM yang berada di wilayah daratan Gresik. KSM Sangkapura di Pulau Bawean turut mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Jajaran KSM Sangkapura di Pulau Bawean juga mengadakan kegiatan perlombaan untuk memperingati HUT RI ke-81 dan santunan anak yatim serta piatu,” ungkapnya.
Ia menekankan, keberadaan organisasi di tengah masyarakat harus dibuktikan melalui kerja nyata, bukan sekadar aktivitas seremonial. Menurutnya, kepedulian sosial menjadi salah satu cara menjaga kepercayaan masyarakat terhadap organisasi.
“Apapun yang kita jalankan dan laksanakan dengan niat ikhlas dan tulus, insyaallah akan ditambahkan rezeki yang berkah dan barokah dari Allah SWT,” pungkas Muhammad Hudin.
GMBI Distrik Gresik, lanjutnya, akan terus mendorong seluruh jajaran KSM agar konsisten menebarkan manfaat. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi untuk hadir bukan hanya sebagai kelompok masyarakat, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang aktif membantu warga yang membutuhkan. (Mar/74ck)
Editor : Redaksi