suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Sedekah Bumi Dusun Kemendung Desa Ngembung, Warga Kompak Lestarikan Tradisi dan Budaya Leluhur

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy

GRESIK (suara-publik.com) – Warga Dusun Kemendung, Desa Ngembung, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, menggelar tradisi tahunan Sedekah Bumi pada Senin (12/10/2026). Kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme warga yang tinggi sebagai wujud rasa syukur atas limpahan rezeki, kesehatan, keselamatan, dan keberkahan dari Allah SWT.

Ketua panitia Sedekah Bumi, Ba'i, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kunci terselenggaranya tradisi yang terus dipertahankan secara turun-temurun itu.

“Sedekah Bumi ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas rezeki, kesehatan, dan keselamatan yang diberikan kepada kita semua. Saya berterima kasih kepada warga yang telah menjaga kerukunan dan kebersamaan sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan Sedekah Bumi juga dimeriahkan dengan pagelaran seni wayang kulit pada siang hari. Sementara pada malam harinya, warga disuguhi pertunjukan seni ludruk Budhi Wijaya.

Kepala Desa Ngembung, Nanik Suprapti, turut menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Dusun Kemendung dalam menyelenggarakan tradisi tersebut. Ia menegaskan, Sedekah Bumi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus mengungkapkan rasa syukur atas nikmat dan rahmat Allah SWT, termasuk hasil panen serta rezeki yang diperoleh masyarakat.

Nanik berharap seluruh warga Dusun Kemendung senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelimpahan rezeki. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan melestarikan tradisi Sedekah Bumi agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Semoga warga Dusun Kemendung semakin maju, selalu diberikan kesehatan dan keselamatan, serta rezeki yang melimpah. Mudah-mudahan tahun depan kita dapat kembali berkumpul untuk melaksanakan Sedekah Bumi dan terus melestarikan tradisi warisan leluhur ini,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut menjadi cerminan kuatnya nilai kebersamaan masyarakat dalam menjaga tradisi lokal. Melalui Sedekah Bumi, warga tidak hanya mengungkapkan rasa syukur, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan menjaga kelestarian seni budaya di lingkungan desa. (Mar/74ck)

Editor :

Iklan jps