suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Mat Rulan 55 Tewas di Keroyok Oleh Bapak dan Anak Pengontrak Rumahnya

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

SURABAYA - SUARA PUBLIK. Akibat perselisihan masalah kontrakan rumah di jalan Kemudi Pabean Cantikan, seorang warga tewas terbunuh. Peristiwa ini diduga dilakukan oleh dua orang, bapak dan anak. sementara hingga saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap kedua orang pelaku, yang melarikan diri usai melakukan pembunuhan menggunakan senjata tajam, jenis parang.

Mat Rulan 55 tahun warga jalan Kasuari Surabaya tewas dalam perjalanan Ke Rumah Sakit Umum Dokter Soetomo Surabaya, akibat dianaiaya menggunakan senjata tajam oleh dua orang tersebut diatas.
Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 12 siang di jalan Kemudi nomer 2 Kecamatan Pabean Cantikan Surabaya. Saat itu korban dan kedua orang pelaku, bapak  anak, yakni Sutikno dan Rosid terlibat pembicaraan masalah kontrakan rumah. Tiba- tiba terjadi adu mulut hingga terjadilah perkelahian tidak seimbang yang mengakibatkan Mat Rulan terbunuh.

Korban mengalami luka bacok, disekujur tubuhnya hingga ususnya terburai. Korbanpun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dokter Soetomo Surabaya. Namun, nyawa korban tak tertolong, akhirnya tewas dalam perjalanan. Parang yang digunakan membantai korban, serta beberapa barang bukti lain diamankan kepolisian.

Dari keterangan sementara yang didapat Kepolisian, korban meminta kepada kedua pelaku, untuk pindah. Karena rumah yang dikontrak akan di jual. Namun kedua pelaku tidak mau pindah, karena tidak sesuai kesepakatan sebelumnya. Kedua pelaku mau pindah dengan ketentuan, yaitu korban dapat memberikan uang 30 juta rupiah, untuk mengontrak rumah baru. Karena tidak ada kesepakatan diantara mereka , hingga terjadilah pembunuhan itu.

Kanit Reskrim Polsek Pabean Cantikan AKP Tri Tiko  saat dikonfirmasi mengatakan, polisi masih melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang melarikan diri usai melakukan pembacokan dengan senjata tajam jenis parang dan kami akan berusaha dan bekerja keras memburu dan menangkap tersangka,"pungkasnya.(TOM)

Editor :