SURABAYA- SUARA PUBLIK. Adanya isu tentang buruknya pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Dr Soetomo. Yang sering mendapatkan sorotan media membuat Rumah Sakit milik Pemprop Jatim ini terus melakukan pembenahan. Tidak hanya di sektor pelayanan, namun di sektor lainnya juga akan dilakukan pembenahan secara maximal demi peningkatan mutu yang baik dan berkualitas.
Adanya beberapa permasalahan di Rumah Sakit tersebut membuat LSM GARAD
Indonesia(Gabungan Rakyat Demokrasi)berharap agar RSUD Dr Soetomo bisa
melakukan pembenahan demi kemajuan di Rumah Sakit itu.
Hal itu diketahui saat pihak LSM GARAD Indonesia yang dikomandani Achmad
Anugrah atau yang akrab dipanggil Nano Garad beserta beberapa anggotanya
kemarin(01/12/16) mendatangi RSUD Dr Soetomo untuk menemui Dirut(Direktur
Utama)Rumah Sakit untuk melakukan konfirmasi.
"kedatangan kami beserta tim disini untuk melakukan kontrol beserta konfirmasi
ke Dirut RSUD Dr Soetomo. Kami ingin mempertanyakan terkait adanya laporan
tentang buruknya pelayanan disini yang merugikan masyarakat" ujar Nano
Garad beserta Tim nya yang didampingi Suara-Publik.com.
Kedatangan LSM GARAD ditemui oleh Dirut RSUD Dr Soetomo Suharsono diruangannya,
dengan kepiawaiannya menghadapi media dan LSM, Suharsono tanpa didampingi
asisten atau pun pejabat yang lain menyambut kedatangan pihak LSM dan Media
dengan terbuka.
"saya sangat berterima kasih dengan kedatangan kawan kawan, itu sangat
membantu saya dalam melakukan pembenahan yang baik untuk kedepannya di Rumah
Sakit yang saya pimpin ini" ujar Suharsono dalam membuka obrolan.
"saya mempersilahkan kawan kawan untuk melakukan kontrol, justru itu akan
menjadi masukan dan semangat buat saya kedepannya dalam peningkatan kualitas
pelayanan di sini" ujarnya. Suharsono adalah mantan Bupati Ngawi selama
sepuluh Tahun dan Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jatim
"beliau menyambut hangat kami dan berjanji akan selalu melakukan pembenahan, tapi yang jelas kami juga tidak akan segan jika terjadi pelanggaran di Rumah Sakit ini" ujar Nano menutup pembicaraan.(fik)
Editor : Pak RW