suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

GARAD Segera Sikapi Laporannya Terkait RSJ Menur Ke Polda Jatim.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

SURABAYA Suara Publik. Kasus dugaan pelepasan pasien berpenyakit jiwa yang menggunakan kartu BPJS/KIS oleh RSJ Menur. Yang sudah di laporkan oleh LSM GARAD ke Polda Jatim, tampaknya ber dampak ke pihak keluarga pasien juga pasien itu sendiri.

Hal itu diketahui saat pihak keluarga melalui ibu pasien menuturkan bahwa kondisi anaknya saat ini perlu perhatian khusus. "saiki anak ku metu mas,l ak moleh iku gak mesti mas, kadang bengi kadang isuk, iku ae kondisine kumel dan lusuh(saat ini anak saya diluar,kalau pulang tidak tentu mas,kadang malam,kadang pagi,itu aja kondisinya kumal dan lusuh)",ujar ibu korban yang ber inisial ibu ch dan kental dengan bahasa jawanya.

Saat ditanya terkait pelaporan pihak LSM GARAD ke Polda Jatim, ibu Ch meng iyakan dan seolah menggantungkan harapannya ke pihak LSM yang dimaksud. "iyo mas, aku wes ngerti, aku yo berharap ben ndang cepet di proses. Aku mesakne anak ku lak suwi suwi, tapi aku percoyo ambek pihak LSM isok nemukno dalan keluar(iya mas,saya sudah tau, saya juga berharap supaya cepat di proses. Saya kasihan dengan anak saya kalau lama lama, tapi saya juga percaya sama pihak LSM bisa menemukan jalan keluar" ujar ibu Ch dengan nada sayu.

Sedangkan itu, ketua LSM GARAD saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya, Nano Garad menjelaskan, terkait perkembangan kasus tersebut dirinya bersama tim tetap ber upaya dan memprioritaskan. "sudah kami agendakan untuk melakukan preseur ke Reskrimsus dalam minggu ini. Saya juga sudah siapkan pasal pasal di beberapa Undang Undang yang sudah dilanggar oleh pihak RSJ Menur. Itu nanti kami sampaikan kepada pihak Reskrimsus supaya jadi acuan dalam pengaduan kami. Saya tetap akan mengawal dan berharap ada percepatan mengingat dampaknya kepada pasien yang saat ini memang perlu perhatian. Karena masih lama menunggu proses hukum" ujar Nano Garad yang terdengar dengan nada optimis.

Masih Nano, saya iba dan kasihan melhat kondisi pasien yang makin parah kejiwaannya. Keluarrga nya pasrah sama kita(fik)

Editor :