suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Residivis Curanmor Diringkus Polisi

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

SURABAYA- Unit Reskrim Polsek Tegalsari menangkap residivis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Sabtu (13/1). Pelakunya, Rahmad Radianto, 22, indekos di Pandegiling Gang III-19 Surabaya. 

 

Modus operandi yang digunakan pelaku yakni merusak kunci motor Satria FU Nopol L 5035 SI milik Andry Budi Santoso, 26, dengan menggunakan Kunci Letter T. 

 

Saat itu, pelaku berjalan menuju ke tempat kos, Minggu (1/1) sekitar pukul 21.00. Ketika melewati Jalan Pandegiling Gang IV, pelaku melihat motor korban terpakir di pinggir jalan. Timbul niat jahat pelaku untuk mencuri sepeda motor milik korban.

 

"Pelaku membutuhkan waktu 7 detik untuk merusak kunci motor. Setelah itu, pelaku kabur melarikan diri ke arah Suramadu," kata Kapolsek Tegalsari Kompol Noerjianto didampingi Panitia Reskrim Iptu Zainul Abidin, Selasa (17/1).

 

Noerjianto menjelaskan mendapatkan laporan adanya kehilangan dari korban. Pihaknya, bergegas berkoordinasi dengan Polres Tanjung Perak untuk melakukan penyekatan. Setelah ditunggu cukup lama, pelaku muncul di Jalan Kedung Baruk arah ke Suramadu. Sontak, polisi yang sudah berjaga langsung mengejar dengan menggunakan sepeda motor. Sempat terjadi kejar-kejaran antara polisi dan pelaku. 

 

"Anggota kami memepet motor pelaku. Akibatnya, pelaku terjatuh dari motor. Pelaku beserta barang bukti satu unit motor, langsung kami amankan," ungkapnya. 

 

Dari hasil pemeriksaan, sambung Noerjianto pelaku merupakan residivis dan pernah di penjara. Menurutnya, pelaku pernah tertangkap Polsek Tegal sari, lantaran menjambret di Dinoyo. 

 

"Saat itu pelaku masih usia dibawah umur. Namun perkara tetap kami proses sesuai hukum," ujarnya. 

 

Selain itu, dari track record pelaku pernah tertangkap membawa Sajam dan ditahan. Tak cukup sampai disitu pelaku juga mencuri sepeda motor di wilayah Polsek Genteng.

 

"Pelaku ditahan dan dijebloskan ke penjara. Keluar dari penjara pelaku mencuri sepeda motor lagi di Jalan Pandegiling milik Andry Budi Santoso," pungkasnya.

 

Sedangkan, pelaku nekat mencuri lagi karena membutuhkan uang. Pria pengangguran ini mengaku hasil kejahatan telah dijual di Madura. 

 

"Uangnya sudah habis buat mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari," ucapnya. 

 

Dia menerangkan jika keahlian mencuri didapatnya di dalam penjara. Bahkan, kunci LetterT yang digunakan untuk beraksi adalah hasil dari tangannya sendiri.

 

"Ya, beli kunci T terus ujungnya dipipihkan. Diajari teman saat di dalam penjara," tandasnya.(TOM)

Editor :