suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Tahun 2018 Bupati Bondowoso Targetkan Lepas Dari Daerah Tertinggal.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, Suara Publik. Pemerintah Kabupaten Bondowoso tahun 2017 akan fokus kembangkan ekonomi kerakyatan sebagai upaya keluar dari status daerah tertinggal di 2018. Dengan mengembangkan ekonomi kerakyatan dan melakukan akselerasi untuk bisa keluar dari predikat daerah tertinggal tahun depan.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Bondowoso, Amin Said Husni, bahwa pengembangan ekonomi kerakyatan dititikberatkan pada bidang pertanian, perkebunan dan pariwisata.

“Tiga bidang tersebut merupakan penggerak perekonomian masyarakat Bondowoso, karena sebagai penggerak perekonomian, tentunya bersinergi dengan seluruh komponen yang ada," kata Bupati.

Dijelaskan, penurunan angka kemiskinan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator yang juga diperhitungkan untuk pencapaian target, agar bisa terlepas dari predikat daerah tertinggal.

“Kita optimis mampu mencapai target itu,  mengingat upaya yang telah dilakukan pemkab sudah maksimal,”ujarnya.

Menurut Bupati Amin, setiap tahun pemkab Bondowoso selalu mentargetkan ada penurunan angka kemiskinan. Namun, untuk tahun 2017 ini ditargetkan menurun menjadi 13 persen dari sebelumnya 14 persen lebih.

“Tentunya upaya ini harus didukung oleh semua komponen yang ada, agar target itu bisa kita capai,”tegasnya.

Selain itu, pemkab akan memacu meningkatnya Indek pembangunan manusia (IPM). mengingat perbaikan angka rata-rata lama sekolah sudah dimaksimalkan termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). 

“Meskipun angka pastinya belum keluar namun dengan upaya yang telah kita lakukan, kita optimis akan ada peningkatan,”kata Bupati.

Amin berharap kepada para pejabat yang menempati posisi baru setelah ada reformasi organisasi agar tidak hanya bekerja secara parsial namun juga memahami target-target pembangunan Bondowoso secara keseluruhan, sehingga target-target  dapat dicapai dengan maksimal.

“Sesuai dengan RAPBD 2017 diarahkan kepada pencapaian target. Oleh karenanya saya minta kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memahami target di masing-masing SKPD,”imbuhnya. (her) 


Editor :