suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Dispertanakan Bondowoso Genjot Pertanian Organik

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

 

BONDOWOSO, Suara Publik.

Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanakan) Kabupaten Bondowoso terus fokus pada program pertanian organik. Tidak hanya memproduksi beras organik, namun sejumlah tanaman holticutura tidak luput dari program organik, dengan harapan agar pertanian organik di Bondowoso bisa menemukan formulasi yang lebih baik dan terarah demi meningkatkan kesejahteraan para petani.

Kepala Dispertanakan, H. Munandar,SP., menjelaskan, pihaknya telah menyusun agenda besar untuk keberhasilan pertanian organik . Agenda besar itu terkait banyaknya pengusaha yang ingin membeli hasil pertanian organik, terutama beras organik.

“Dengan banyaknya permintaan beras organik dari dalam dan luar Negeri, kita akan terus berupaya untuk memenuhi permintaan pasar,”kata Kadis Pertanakan.

Namun, langkah-langkah kongkret yang sudah ia siapkan adalah memberikan bimbingan, pelatihan teknis terhadap Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) pada masing-masing Balai Besar Pelatihan Pertanian (BPPP), sehingga dari hasil pelatihan tersebut dapat disampaikan kepada masyarakat petani.

Saat ini kita akan melakukan pelatihan terhadap PPL baik itu secara teknis serta memberikan pemahaman terhadap para petani beras organik maupun tanaman holticutura organic,”ujarnya.

Selain beras organik, Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga sudah memprogramkan pertanian organik lainnya, seperti tanaman cabe, bawang, singkong, kubis, kopi, jagung, melon, buah naga, mangga, papaya dan tanaman buah lainnya.

Upaya ini kita lakukan untuk menjawab tantang permintaan pasar yang cukup besar, sehingga masyarakat dapat memproduksi pertanian organik secara maksimal,”katanya.

Hingga saat ini, keberadaan pertanian organik sudah banyak di konsumsi oleh sebagian masyarakat Bondowoso baik itu pejabat publik maupun masyarakat biasa. Karena hasil pertanian organik rasanya berbeda dengan tanaman non organik.

Tentunya kita akan terus meningkatkan produksi yangsesuai dengan permintaan pasar. Karena stok yang dihasilkan dari pertanian organik kita masih sedikit, sedangkan permintaan pasar begitu tinggi, terutama beras oragnik,”tegasnya.

Disamping itu, mantan Kabag Umum ini juga mengapresiasi langkah para kelompok tani yang telah melakukan penanaman padi organik cukup bagus. Dia berharap, agar para kelompok tani mampu menjadi petani yang handal dan tangguh untuk kebaikan dan kesejahteraan bersama.

“Saya mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh kelompok tani Bondowoso. Kita harapkan nantinya mereka menjadi petani organik yang tangguh,”imbuhnya. (her)

Editor :