suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Jack Centre Berharap Tim Saber Pungli Mampu Meminimalisir Praktek Illegal

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, Suara Publik.

            Dikukuhkannya tim saber pungli di oleh Bupati Bondowoso, akan meminimalisir pungutan liar yang dilakukan oleh pejabat publik. Diharapkan  tim tersebut tidak hanya nama saja, akan tetapi dapat melaksanakan dengan sungguh-sungguh.

            Hal itu disampaikan oleh direktur Jack Centre, Agus Sugiarto. Menurut dia, dugaan pungi terjadi dimana-mana, mulai dari tingkat desa ke tingkat Kabupaten. Sedangkan di desa yang banyak terjadi adalah pengurusan akta tanah, pembuatan KTP dan pembuatan surat keterangan.

            “Sedangkan pembuatan Akta tanah mencapai rata-rata diatas satu juta, padahal buku akta tidak kurang dari 150 ribu. Itu kepala desa berdalih untuk PPAT, itu belum pembuatan sertifikat,”kata Agus Sugiarto.

             Sementara ditingkat Kecamatan, diduga kuat banyak Camat yang minta jatah dana ADD dan DD. Bahkan Camat dengan terang-terangan minta jatah tersebut bukan hanya satu kali cair, namun tiap termin.

            “Tiap termin rata-rata camat minta jatah dari 2,5 juta, hingga 3 juta. Alasannya untuk pembuatan rekom pencairan dan pembuatan SPJ, kasus ini diduga kuat sudah terjadi hampir di 23 kecamatan,”tegasnya.

            Atas kejadian tersebut, kata Agus, Tim Saber Pungli harus mampu membuktikan untuk menangkap pelaku pungli. Sehingga tim tersebut tidak hanya sekedar heboh nama saja bahwa di Bondowoso sudah terbentuk tim Saber Pungli.

            Tapi saya sangat mendukung upaya pemerintah membentuk Tim Saber Pungli, sehingga para pelaku tidak lagi membebani masyarakat dengan tambahan biaya,”tegasnya.

            Selain itu, pungli sering terjadi di pendidikan, seperti biaya sumbangan, biaya LKS, uang gedung, SPP dan biaya lainnya. Menurut Agus, penarikan dana illegal tersebut kepala sekolah kongkalikong dengan komete sekolah, sehingga pungli tersebut dibuat berita acara seakan-akan legal.

            “Itu patut diwaspadai oleh tim saber pungli, karena sangat meresahkan masyarakat, apalagi pada saat penerimaan murid baru,”ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bondowoso, Amin Said Husni, mengatakan, untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih ‘good goverment’ dan tata kelola pemerintahan yang baik.  Tim Saber Pungli ini dapat melaksanakan perintah Presiden dan peraturan perundang-undangan, sekaligus untuk mendorong percepatan terciptanya clean goverment dan good governance.

“Saya berharap Tim Saber Pungli  dapat semakin mendorong seluruh aparat pemerintah di lingkungan pemerintah Kabupaten Bondowoso sampai ke tingkat desa,”kata Bupati.

 Selain itu, para pelaku usaha juga pejabat instansi vertikal agar semakin patuh terhadap peraturan perundang-undangan serta fungsingnya, sehingga mampu menghindari praktik korupsi, pungutan liar dan semacamnya. Sehingga rambu-rambu peraturan sudah sangat lengkap, aturan sudah jelas dan lugas, baik berupa UU, PP, Perda, Keputusan Bupati sampai kepada Perdes.

“Oleh karenanya saya meminta agar peraturan tersebut dijalani, dipedomani, sehingga satgas pungli tidak terlalu sibuk dengan tugasnya,” ungkapnya.

Namun, Bupati lebih menekankan kepada upaya preventif melalui sosialisasi sehingga tidak ada kasus-kasus pungli yang menjadi temuan di Kabupaten Bondowoso. Kalau pencegahan dan sosialisasi berjalan efektif tentunya diharapkan tidak ada penangkapan.

Sedangkan tim saber pungli ini memiliki kelebihan dibandingkan pendampingan hukum lainnya. Tim saber pungli lebih terkoordinasi dan terpadu, karena selain melibatkan unsur kepolisian, juga melibatkan kejaksaan dan inspektorat.

“Dengan keterpaduan tim ini menyatu di dalam satgas, diharapkan pelaksanaan pencegahan praktek-praktek pungli di pemerintahan maupun di masyrakat dapat lebih efektif,” pungkasnya.(her)

Editor :