suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Layanan RSUD dr.Koesnadi Malah Tambah Amburadul, 22 Doter Spesialis Harus Bertanggung Jawab

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, Suara Publik – Dokter spesialis sukses melakukan suksesi menurunkan dr.Agus Suwartjito, dan digantikan oleh dr.Suharto, ternyata pelayanannya tidak lebih baik, malah tambah amburadul.

          Hal itu diungkapkan Rudi Pramono, saat membawa ibunya yang bernama Bunita alias Bu Sun, untuk ceck-up kondisi kesehatannya kepada dokter Poli Jiwa di RSU dr.Koesnadi Bondowoso.

          “Kita sudah mendaftar di loket, setelah mendaftar masih disuruh nunggu dokter. Ternyata menunggu dokter hingga dua jam lebih, dokternya tidak ada,”kata Rudi.

          Setelah ditanya kepada petugas loket. Kata Rudi, dokter yang bersangkutan masih rapat. Tak puas menunggu lama, akhirnya Rudi mencoba mencari tahu tentang keberadaan dokter jiwa tersebut.

          “Eh ternyata dokter lagi asyik sambil bergurau tidak melayani masyarakat, karena saya sudah terlalu lama menunggu hingga dua jam lebih akhirnya saya pulang,”ujarnya.

          Sementara itu, dokter poli jiwa dr.Sujono Kardis, saat mau dikonfirmasi ternyata sudah pulang. Namun, saat  Suara Publik menghubungi Wakil Direktur, Sinarwadi, melalui telpon selulernya malah diangkat tapi tidak menjawab, hanya saja ia membalas melalui SMS.

          “Periksa di poli mana, karena beberapa dokter tadi rapat dengan pak Sekda, persiapan bakti sosial KB dan operasi mata. Maaf kalau ada layanan terlambat,”kata Sinarwadi, Selasa, (14/2/2017), Jam 13.03.WIB.

          Terpisah, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen(LPK), Bondowoso, C.Junaidi, menyesalkan tindakan pihak dokter RSUD yang diduga menelantarkan pasien yang mau berobat. Padahal, pihak RSUD telah berjanji akan melayani masyarakat dengan baik.

          “Ini bukan pelayanan, malah terkesan minta dilayani,”kata C.Junaidi.

          Menurutnya, sejak pergantian kepemimpinan, pelayanan RSUD tambah amburadul, sehingga banyak masyarakat mengeluhkan layanan yang mengecewakan.

          “Berarti janji 22 dokter spesialis yang katanya akan melayani masyarakat dengan setulus hati, hanya omong kosong, dan ini catatan bagi lembaga kami, betapa buruknya layanan RSU dr.Koesnadi Bondowoso,”imbuhnya. (her)

Editor :