suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Kungker Bupati dan Ketua DPRD Bondowoso: Bupati Minta Kepala Desa Untuk Menggali Potensi Unggulan.

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

 

BONDOWOSO, Suara Publik - Untuk kesekian kalinya Bupati dan Ketua DPRD Bondowoso, melakukan kunjungan kerja(Kungker) disejumlah Kecamatan. Namun, kungker kali ini yang ditempatkan di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Tangsil Kulon. Puluhan Kepala Desa (Kades) dari empat Kecamatan dikumpulkan menjadi satu, yang diantaranya, Kecamatan Bondowoso, Tenggarang, Wonosari, dan Taman Krocok.

            Bupati Bondowoso, Drs,H,Amin Said Husni, dalam keteranganya mengatakan, kungker yang rutin dilakukan setian awal tahun ini dalam rangka untuk melihat kesiapan para kepala desa (Kades) dalam melaksanakan pembangunan dan mengelola anggaran dana desa (ADD) dan Dana Desa (DD).

            Menurut Bupati Amin, kungker kali ini lebih fokus kepada program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ada tiga program yang sedang digalakkan, diantaranya, yang pertama penyelarasan pembangunan desa dengan target-target pemangunan Kabupaten. Yang kedua menggali potensi-potensi desa. Sehingga bisa mendongkrak ekonomi kerakyatan dan ketiga mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), dimasing-masing desa.

            Mengenai penyelarasan pembangunan desa itu, kata Bupati, setiap desa harus mampu menyamakan persepsi dalam perencanaan pembangunan. Baik jangka panjang, menengah dan pendek, sehingga dapat mencapai target yang telah direncanakan.

            Inilah tujuannya kungker kali, dengan begitu semua kepala desa yang hadir pada hari ini. Dapat menterjemahkan konsep pembangunan yang telah kita rancang,kata Bupati Amin, Senin, (27/02/2017).

            Sementara program penggalian potensi dimasing-masing desa, Bupati mendorong agar setiap desa dapat menggali potensi yang ada. Sehingga dapat mendongkrak pendapatan perkapita di masyarakat, yang nantinya mampu membangkitkan ekonomi di masyarakat.

            Harapan saya selaku Bupati kepada kepada semua Kades yang hadir pada kesempatan ini, hendaknya terus menggali potensi lokal yang kemdian dapat dijadikan potensi unggulan,harap Bupati.

            Sedangkan, pada poin ketiga, terkait masalah gengguan Kamtibmas, Bupati mengingatkan agar semua kades dapat membangkitkan kembali pos keamanan dan lingkungan (Poskamling). Hal ini dapat mencegah terjadinya gangguan keamanan yang marak terjadi di masyarakat, sehingga keselamatan seluruh masyarakat dimasing-masing desa dapat terjaga dengan baik.

            Keamanan itu tidak hanya pada orang lain yang berencana jahat, akan tetapi keamanan lahir batin. Dengan memperbanyak ibadah, dapat mecegah kita dari api neraka. Diharap tim keamanan mengajak anak-anak agar tidak ikut terjerumus narkoba, dan banyak lagi cara-cara untuk menjaga keamanan,ujarnya.

            Selain itu, Bupati menegaskan, terkait gedung BLK yang sering dipakai dalam acara seremonial. Bahwa BLK ini dibangun atas inisiatif dan kehendak dari pemerintah Kabupaten Bondowoso. Sementara dikabupaten lain, BLK dibangun oleh pemerintah pusat, sehingga sarana dan prasarananya lebih lengkap.

            Diungkapkan Bupati, BLK Nasional memang dibangun dengan dilengkapi dengan berbagai peralatan yang serba ada. Sementara BLK Bondowoso, merupakan atas inisiatif pemerintah bersama DPRD, dalam rangka mendorong peningkatan lapangan pekerjaan dan menurunkan angka pengangguran serta meningkatkan ketrerampilan masyarakat.

            Karena ini merupakan inisiatif dan kehendak Pemkab, untuk memenuhi peralatan yang berstandar nasional. Tentu saja peralatan tidak bisa langsung lengkap sekaligus, ini bertahap namun sesuai dengan kemampuan keuangan daerah yang ada,ucap Bupati.

            Dengan memiliki gedung BLK yang lumayan megah ini, sambung Bupati, dapat digunakan berbagai macam kegiatan oleh masyarakat, seperti pelatihan, pertemuan, dan acara-acara yang berkaitan dengan kegiatan masyarakat lainnya.

            Seperti yang kita lakukan pada hari ini, dalam melaksanakan Kungker, yang didalamnya terdapat fasilitas untuk kepentingan acara ini, sehingga dengan adanya gedung BLK ini, dapat meminimalisir anggaran,imbuhnya.

            Ditempat yang sama, Ketua DPRD Bondowoso, H.Ahmad Dhafir, mengatakan, seperti yang disampaikan tadi baik oleh Bupati maupun dirinya. Bahwa tugas Pimpinan DPRD itu, dalam tata tertib DPRD pada pasal 50 ayat 1 huruf (b), melaksanakan dan memasyarakatkan keputusan DPRD, baik berupa Peraturan Daerah (Perda), APBD, termasuk keputusan lain.

            Pimpinan DPRD, sudah mempunyai dasar hukum, untuk ikut serta bersama Bupati dalam rangka melakukan kungker. Dan tidak salah kalau kemudian pimpinan DPRD melakukan kungker seperti ini, karena sudah diatur oleh undang-undang dan peraturan yang ada,ujarnya.

            Ahmad Dhafir, menampik tudingan terkait kungker tersebut bermotif politik untuk dirinya yang digaang-gadang maju sebagai bakal calon Bupati Bondowoso tahun 2018 mendatang. Menurut Ahmad Dhafir, kungker ini pula dalam rangkan mengefisiensi anggaran, sehingga kalau kemudian kungker dilakukan berbeda maka dipastikan akan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

            Oleh karena itu, dalam rangka mengefisiensi anggaran, maka tidak salah ketika pimpinan DPRD bersama Bupati melakukan kegiatan yang sama, apalagi tujuan kungker. Ini dalam rangka mensosialisasikan APBD tahun 2017. Jadi samasekali tidak ada urusan politik dalam kegiatan kungker kali ini, tegasnya. (her)

Editor : suara-publik.com

suara-publik.com skyscraper