suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Tahun 2018 Kabupaten Blitar Target Terciptanya Desa Bebas Buang Air Besar Sembarangan

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Dalam rangka memperkuat pembudayaan bersih dan sehat dan mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar telah melaksanakan kegiatan Refresing Kader STBM dan Pembinaan TKM serta pertemuan Kader STBM Pondok pesantren pada hari senin dan selasa tanggal 6-7 Maret 2017 di Lembaga Education Canter (LEG)  Pojok Garu.

 

Diikuti 120 peserta kegiatan Refreshing Kader STBM dan Pembina TKM dibagi  2 kelas. Perkelas 60 peserta dan jumlah peserta STBM Pondok Pesantren 45 orang.

 

Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dr Miftakul Huda didampingi Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Asosiasi Pengelolaan dan Pemberdayaan Sanitasi Indonesia. Serta Ketua penyelenggara Dra. Wiwin Dwi Sulanjari, MM.

 

Dalam kegiatan Refreshing kader STBM dan pembinaan TKM pertemuan Kader Pondok pesantren se-Kabupaten Blitar bertujuan agar masyarakat tidak buang air besar sembarangan. Setelah selesai kegiatan ini peserta diharap mampu melaksanakan akses dan pemilikan sarana sanitasi jamban dalam rangka terciptanya desa bebas buang air besar sembarangan.

 

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Lingkungan dan Olah raga Dinas Kesehatan Kabupaten BlitarDr Miftakul Huda dalam pidatonya menyampaikan, "STBM ini ada beberapa pilar didalam nya sanitasi total berbasis masyarakat. Yang salah satunya adalah masyarakat kita tidak buang air besar sembarang. Harapan kami tahun 2017 Kabupaten Blitar semua sesudah STBM jadi di tahun 2018 masyarakat kita tidak ada lagi yang buang air besar sembarang. Dengan adanya kegiatan ini saya berharap para peserta dapat menyadarkan warga masyarakat sekitar barang kali masih ada yang buang air sembarang, "ujarnya.

 

Masih Miftakul Huda, pemerintah Kabupaten Blitar selain mengadakan kegiatan ini juga akan memberikan bantuan bagi yang tidak mampu, dalam waktu dekat akan memberikan bantuan bagi masyarakat miskin, bantuan ini juga butuh peran aktif gotong royong bersama sama dengan masyarakat mewujudkan ODF, tambahnya.

 

Disisi lain, Anik Madyawati Narasumber saat dikonfirmasi menjelaskan "kami berharap nantinya kader ini bisa memberdayakan konpes, mereka sadar peralihan perilaku yang tidak sehat menjadi perilaku sehat. Disini kita kenalkan tengang sanitasi lingkungan konpes yang termasuk dalam 5 STBM. Mulai dari BAB dijamban, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan makanan minuman, pengelolaan sampah dan pengolahan limbah cair. "tuturnya. (her)

Editor :