Surabaya Suara-Publik. Kasus yang menimpa Kepala Dusun Ngasinan Desa Kepatihan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik, atas tuduhan dugaan penyewaan lahan. Kasus melanggar pasal 385 ayat 4 ini terus dikawal oleh LSM GARAD selaku LSM yang mendampingi warga Dusun Ngasinan dalam mencari legalitas status lahan tersebut.
Tidak hanya mencari legalitas lahan, namun pihak LSM juga dihadapkan kasus yang menimpa Kepala Dusun Ngasinan tersebut.
Setelah diberitakan sebelumnya, pihak LSM GARAD yang sudah mengirimkan surat ke Kapolres Gresik dengan perihal permohonan pengkajian ulang kasus terkait Kepala Dusun Ngasinan yang ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan menyewakan lahan milik per orangan.
Kini pihak LSM GARAD melalui Nano bersama beberapa perangkat Dusun Ngasinan menanyakan suratnya ke Polres Gresik. Dengan harapan bisa ditemui Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito S.H. M.A.P. Namun sepertinya tidak sesuai dengan harapan, kami kesini mempertanyakan surat saya, dan juga dengan harapan bertemu dengan pak Kapolres, karena kami juga mau mengadu kepada beliau sesuai isi surat saya. Karena saya anggap kasus ini berhadapan langsung dengan masyarakat Dusun Ngasinan yang harus berbicara langsung dengan Bapak Kapolres. Tapi kami malah di suruh menghadap ke bagian administrasi yang katanya disuruh nunggu ke penyidik yang menangani kasus tersebut. Ya saya tidak mau karena ini kami anggap tidak etis, masak tujuannya ke Kapolres tapi diarahkan ke penyidik, apalagi penyidik pembantu yang menjadi dasar pengaduan kami, kalau kayak gini ya berarti tidak ada penyeleseian dong, ujar Nano didepan halaman Polres Gresik.
Masih Nano, kami menganggap bapak Kapolres tidak peka dengan permasalahan masyarakat, karena kasus ini harus ada solusi yang terbaik dari pak Kapolres. Karena kasus ini menyangkut seluruh masyarakat Dusun Ngasinan, dan karena kami menganggap sulitnya bertemu beliau(Kapolres Gresik). Sesuai kesepakatan dan deadline kita, maka kami akan lakukan aksi demo ke Polres Gresik. Ini jalan satu satunya jalan dari kami supaya mendapatkan perhatian dari beliau",ujar Nano dengan nada optimis.
Sedangkan Diar Sudarmadi Bayan Dusun Ngasinan yang mengikuti rombongan bersama beberapa perangkat lain yakni Ketua RT dan anggota BPD kompak sepakat untuk demo. “memang itu jalan satu satu nya biar mendapatkan perhatian dari Kapolres Gresik, kami sudah menyepakati bersama, jika tidak mendapatkan perhatian kami(seluruh masyarakat Dusun Ngasinan) akan turun aksi ke Polres Gresik untuk penyeleseian permasalahan tersebut",ujar Diar dengan nada optimis.(nn)
Editor : Pak RW