suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Amin Husni Said: Keberagaman Bisa Dijadikan Motifasi Melakukan Kebaikan

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Dilaporkan oleh : Hery Masduki

BONDOWOSO, (Suara Publik) - Keberagamaan Agama, RAS, etnis, bahasa serta warna kulit dinilai sebagai sebuah kenyataan sosial. Untuk itu, jangan sampai keberagaman atau perbedaan ini dijadikan sebagai faktor yang mempertentangkan antara satu dengan yang lain. “Justru dengan keberagaman ini bisa dijadikan sebagai motivasi untuk berlomba-lomba dalam melakukan kebajikan,”kata Bupati Amin Said Husni saat mengukuhkan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).di Pendopo Bupati.

Bupati menegaskan, Kabupaten Bondowoso dianugerahi dengan keragaman yang sangat indah. Karena itu, masyarakat Bondowoso ini harus terus berupaya menjaga harmoni sosial, walaupun hingga saaat ini kondisi di Bondowoso aman dan kondusif.

"Kita patut bersyukur karena di Bondowoso tidak pernah ada konflik horisontal, sosial maupun sara, serta gangguan kamtibmas yang disebabkan oleh SARA. Dan ini tentu tidak lepas dari komitmen bersama untuk menjaga harmoni sosial,”ujarnya. Kendati demikian, Bupati Amien Said Husni mengingatkan agar masyarakat Bondowoso tidak boleh lengah dengan kondisi aman dan kondusif yang berlangsung di kota tape ini. Sebab, saat ini telah terjadi perkembangan yang cukup pesat dalam dunia teknologi informasi, khususnya media sosial.

“Terlebih, menurut Bupati, Medsos ini ibarat pedang bermata dua,”ungkapnya. Menurutnya, media sosial disatu sisi sangat bermanfaat sebagai sarana silaturahmi, saling tukar menukar informasi, bahkan pekerjaan di kantor pun banyak terbantu dengan adanya media sosial. Tapi disisi yang lain, perkembangan teknologi informasi ini, kata Bupati, bisa digunakan untuk menebar pesan-pesan yang tidak selalu baik. “Bahkan, adakalanya pesan-pesan itu berupa hasutan, fitnah, hate speech, dan adu domba. Hal semacam ini perlu dicermati, dan diantisipasi agar jangan sampai perkembangan teknologi ini justru memecah belah harmoni sosial yang sudah bagus di Bondowoso,”tegasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan, Prof, Dr, Drs, Sonic Pranoto,SH.MH., menanggapi berbagai persoalan yang terjadi di sejumlah daerah, pihaknya akan terus menjaga dan mendukung harmoni sosial di Bondowoso. “Apalagi, kondisi negara Indonesia saat ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan kebhinekaan,”kata salah satu pangacara Bondowoso ini. Sonic mengungkapkan, sebagai warga Bondowoso khususnya, nanti FPK akan terjun ke lapangan untuk silaturahmi ke berbagai pelosok daerah secara bersama-sama , sehingga semua ekstrim-ekstrim ini dimulai dari pelosok desa.

“Kita harus jemput bola kepada saudara-saudara di daerah. Disinilah letaknya fungsi kita sebagai forum pembauran kebangsaa,"ucapnya. (her)

Editor :