Surabaya, Suara-Publik. Badan Narkotika Nasional Kota Surabaya, bukan hanya getol melakukan razia di hiburan malam dan kos-kos an saja. Tapi juga melakukan pembinaan pada generesi muda agar tidak mengenal apalagi terjerumus dilingkaran narkotika.
Dalam pemberitaan diberbagai mass media BNNK Surabaya selalu menangkap para bandar maupun kurir narkoba. Demikian razia di kos-kos mewah yang mendapati penghuni kos urinnya positip. Lalu mereka dibawa ke kantor BNNK untuk di rehabilitasi agar tidak kecanduan lagi.
Kinerja BNNK bukan hanya yang tersebut diatas, namun ada yang lebih penting namun jarang terpublikasi karena memang kurang menarik bagi pembaca/pemirsa. Yakni pencegahan penyalahgunaan narkoba yang selalu gencar dilakukan oleh lembaga pimpinan AKBP Suparti ini. Puluhan Sekolah dari SMP hingga SMA sudah pernah didatangi dalam rangka sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Selain mendatangi sekolah, BNNK Surabaya juga blusukan dari kampung satu ke kampung lainnya tanpa ada pemberitaan dari mass media. Tujuan BNNK untuk melakukan pencegahan para generasi muda yang sangat mulia ini dilakukan dengan rutin tanpa ada rasa pamer apalagi pamrih. Hal ini diungkap oleh Chairudin Bidang Pengegahan dan Rehabilitasi BNNK Surabaya pada Suara-Publik. "sejak dulu BNNK konsen mendatangi generasi muda baik yang sekolah maupun di kampung seperti ini, kita tidak membawa awak media agar anak-anak tidak takut saat kita beri penjelasan tentang bahaya narkoba" papar Chairudin di sela-sela sosialisasi di Balai RW 03 Kupang Krajan Sabtu 5 Agustus 2017.
Masih Chairudin, dulu jaman pak Wuwuh sebagai Kepala BNNK surabaya tahun 2011 BNNK bersama Bambang DH dan kepala SKPD Pemkot Surabaya perna kesini memberikan pembinaan pada para pecandu Penasun. Saya juga ketemu dengan pak Kusworo saat itu sebagai Sekretaris RW sekaligus Penasehat dari Komunitas Mantan Pecandu Narkoba Surabaya, sekarang menjadi Ketua RW disini. Dan hasilnya hingga saat ini pemuda disini sudah hampir bersih dari narkoba. Namun BNNK Surabaya tetap berkewajiban untuk membina generasi selanjutnya agar pencegahan penyalahgunaan narkoba tetap berjalan, imbuhnya.
Dalam pantauan Suara-Publik, apa yang dikatakan oleh Staf BNNK Surabaya ini memang benar adanya. Para remaja usia sekolah SMP dan SMA di wilayah RW 03 Kupang Krajan ini antusias dalam mendengar penyuluhan dari Choirudin. Materi awal yang diberikan berupa film dampak dari penyalahgunaan narkoba. Lalu slide jenis narkoba yang beredar di Indonesia, disambung dengan Undang Undang tentang bahaya narkoba dan hukumannya.
Sekitar 35 anak remaja yang hadir dalam penyuluhan tersebut sangat antusias dan berteri kasih pada BNNK Surabaya yang sudi memberi wawasan tentang narkoba ini. "terima kasih pada BNNK Surabaya yang sudi meluangkan waktu memberi penyuluhan disini. Anak-anak merasa senang mendapat wawasan tersebut. Apalagi pak Choirudin pintar menyampaikan materi dan momong anak-anak" papar Kusworo Ketua RW 03 Kupang Krajan.
Masih Kusworo, selain itu kami juga berterima kasih pada mahasiswa Unair yang sedang KKN turut memfasilitasi penyuluhan tersebut. Semoga BNNK Surabaya dan Unair semakin maju dan dicintai oleh masyarakat, tutup Kusoworo.
Selain Choirudin dari BNNK Surabaya dan sepuluh mahasiswa Unair, nampak hadir pula Sekretaris Kelurahan Kupang Krajan Diana didampingi oleh Kasi Pemerintahan Kelurahan Purwono dan satu staf Andi. Acara berjalan lancar dan khidmad karena dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.(kus)
Editor : Redaksi