suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Nekat Curi Sepeda Motor Tetangga, Arek Jagiran Masuk Bui.

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

Laporan: Tom

SURABAYA Suara-Publik.Nekad mencuri sepeda motor milik tetangganya sendiri, YL alias Kemprik (30) ditangkap petugas Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya."Warga Kampung jalan Jagiran Gg.3 Surabaya ini, diringkus petugas di sebuah lokasi tak jauh dari rumahnya,

"Tersangka mencuri motor milik korban bernama Kristiyanwan Arya Trisyanda (24) warga Jagiran 1/49 Surabaya. yang tengah diparkir di jalan Bogen Surabaya sore hari sekitar pukul 16.00 wib," kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar Lily Djafar.

Kasus pencurian sepeda motor itu sendiri kata Lily terjadi sekitar bulan Juni 2017 lalu, namun saat itu tidak langsung dilaporkan korban ke petugas. Karena saat itu kata Kompol Lily Djafar, menurut pengakuan korban, korban masih berusaha mencari tahu sendiri, dimana sebenarnya keberadaan sepeda motor miliknya, dan kalau dicuri orang, siapa gerangan oknum pelaku yang mencuri sepeda motor miliknya.

"Mantan Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak itu juga menerangkan, peristiwa pencurian sepeda motor milik korban, baru terungkap setelah salah seorang keluarga korban bernama Dedy Pujianto melihat sepeda motor tersebut tengah dipakai oleh seseorang di sebuah lokasi, di daerah Tambak Wedi Surabaya. Keluarga korban langsung mengejar, begitu mendapat pengakuan dari orang tersebut, yang mengatakan sepeda motor itu dapat gadai dari tersangka YL alias Kemprik seharga Rp1 juta," pungkas Lily Djafar, sabtu (19/8).

Mendapat pengakuan seperti itu kata Kompol Lily Djafar , korban Kristiyanman didampingi keluarganya lalu melaporkan kasus tersebut ke petugas Polrestabes Surabaya. Petugas langsung bergerak cepat dan melakukan penyelidikan serta mengembangkan kasus pencurian sepeda motor tersebut ke wilayah Tambak Wedi.

Hasilnya, petugas pun meringkus tersangka YL alias Kemprik, di kawasan Kampung Jagiran, tanpa melakukan perlawanan saat digelandang petugas ke Mapolrestabes," ungkapnya.

Kendati kepada petugas yang memeriksanya tersangka mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian sepeda motor. Tersangka mengaku menggunakan kunci palsu untuk membuka kunci stang motor milik korban, lalu membawanya kabur dan digadaikan di wilayah Tambak Wedi Akibat peristiwa itu, korban menderita kerugian Rp 10 juta.

"Tersangka sendiri dapat terjerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 5 tahun penjara" tutup nya.

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper