suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Pemuda Tenggilis di Vonis 5 Tahun Penjara.

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

Laporan Mulyono.

Surabaya (Suara Publik.com) - Yosef Victor Thenilius bin Then Martinus, terdakwa dalam perkara kepemilikan 4 poket narkotika jenis sabu yang ngekos di jalan Tenggilis Mejoyo Selatan Gang VII No 5. Dijatuhi hukuman lima tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (22/08/2017). Ketua majelis hakim yang diketuai Dede Suryaman.SH,MH, dalam amar putusannya dinyatakan bahwa Yosef terbukti bersalah tanpa hak memiliki dan menyimpan narkotika bukan tanaman, sehingga pria yang bekerja sebagai sales Mobil itu divonis selama lima tahun penjara dan denda Rp800 juta subsider tiga bulan kurungan.

"Perbuatan terdakwa bertentangan dengan pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dalam dakwaan ke tunggal," kata hakim Dede. Dalam amar putusannya majelis hakim sependapat dengan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Tanjung Perak Siska Cristin.SH, bahwa perbuatan terdakwa  bertentangan dengan program pemerintah tentang pemberantasan narkoba.

Namun putusan majelis hakim tersebut, dinilai jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama tujuh setengah tahun penjara, dan denda sebesar Rp 800 juta atau subsider 6 bulan kurungan. "Adapun hal yang meringankan adalah, terdakwa menyesali perbuatannya dan bersikap sopan selama menjalani persidangan," sambung ketua majelis hakim.

Terdakwa Yosef Victor Thenilius bin Then Martinus yang berprofesi sebagai sales penjualan mobil, ditangkap unit reskrim polrestabes Surabaya dirumah kostnya jalam Tenggilis Mejoyo Selatan Gang VII No 5. Terdakwa ditangkap pada hari Selasa tanggal 07 Pebruari 2017 sekira pukul 12.00 wib, terkait perkara menyimpan memiliki narkotika golongan I bukan tanaman dalam bungkus permen mint.

Saat Yosef ditangkap, diketahui bahwa narkotika golongan I bukan tanaman itu sudah terbagi dalam bentuk 4 poket yakni,  poket pertama berisi sisa sabu berat  0,29 gram beserta pembungkusnya, poket kedua plastik klip berisi sisa sabu berat 0,31 gram beserta pembungkusnya, poket ke tiga berisi sisa sabu berat 0,33 gram beserta pembungkusnya, dan 1 pipet kaca yang masih ada sisa sabu berat  2,42 gram yang disimpan dalam tumpukan baju dalam lemari pakaian terdakwa.

Atas perbuatan terdakwa tersebut, jaksa Siska Kristin.SH menganggapnya bersalah melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (1) Undang Undang RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika....(Mul).

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper