suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Pengecer dan Pemakai Narkoba di Ciduk Polsek Tambaksari.

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

SURABAYA Suara-Publik. Jajaran Unit Reskrim Polsek Tambaksari Surabaya Minggu 27 Agustus 2017 sekira pukul 00.30 wib, berhasil mengamankan dua orang yang diduga selaku pengecer dan seorang lagi diduga sebagai pemakai narkotika golongan satu bukan tanaman, jenis sabu.

Kedua pelaku ditangkap petugas pada waktu dan tempat berbeda dan saat ini keduanya diamankan diruang tahanan Mapolsek Tambaksari, guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Adapun identitas pelaku yakni, Moch. Hanik Subeki,(33) warga jalan Pacar Keling 9 No.16 Surabaya, bertindak selaku pengecer dan ditangkap petugas dijalan Kedung Cowek Surabaya sekira pukul 00.30 wib. Sedangkan Fahrul Humairi,(30 ) warga jalan Bronggalan Sawah V Baru tengah no.42 Surabaya, bertindak selaku pemakai ditangkap petugas dikamar kos Kapas Madya Surabaya.

"Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Tambaksari Surabaya Iptu Faridha Aryani, menjelaskan kronologi penangkapan tersebut. Bermula saat Anggota Polsek Tambaksari saat laksanakan giat Ops Mandiri di jalan Kedung Cowek Surabaya sekira jam 00.30 wib. Pada saat itu anggota kami memperhentikan seorang laki laki yakni (Muhammad Hanik Subekti, red) mengendarai sepeda motor lalu digeledah dan didapat disaku celana depan sebelah kanan sebuah rokok gudang garam yang di dalamnya berisikan diduga Narkotika jenis sabu sabu sebanyak 11 poket plastik kecil seberat 4,06 gram beserta seperangkat alat hisapnya," terang Faridha Aryani, jum'at (01/9/2017).

"Iptu Faridha menambahkan, berdasarkan hasil interogasi awal dan pengembangan penyelidikan, diketahui bahwa pelaku mendapatkan narkotika jenis sabu tersebut dari seorang yang biasa dipanggil "Guteh" yang berada di wilayah Jeddih Bankalan Madura dengan harga Rp.1.100.000 juta per gramnya.

Masih lanjut Iptu Faridha, rencana barang sabu tersebut diecer kembali oleh pelaku menjadi 10-11 poket dan dari penjualan Narkotika jenis sabu sabu tersebut mendapat untung sekitar Rp.900.000, samapai Rp. 1 juta, persatu gramnya. "sebelum tertangkap pelaku terlebih dahulu menggunakan sabu bersama pacarnya dan Sahrul, karena pacar pelaku masih dibawah umur pihak polsek menitipkan pacar pelaku yang berinisial SA ke Bapas.

Kini keduanya mendekam di Mapolsek Tambaksari guna mempertanggung jawabkan atas perbuatannya dan pelaku dijerat pasal : 114 ayat (1) subs.112 ayat (1) UU. RI. No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper