suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Hanya 2 Jam Razia, Polrestabes Surabaya Tilang 280 Pelanggar.

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

Laporan: Tom

SURABAYA Suara-Publik. Minggu (24/9/2017) dini hari tadi, jalur ke arah jalan Ahmad Yani Surabaya, mendadak tersendat. Puluhan polisi berseragam dengan senjata lengkap, serta berpakaian preman nampak berjajar disana.

Mereka menggelar razia multi sasaran di jalur Jalan Wonokromo tepatnya dibawah jembatan layang. Selain mengagetkan sejumlah pengguna jalan, operasi gabungan ini juga menjadi tontonan gratis bagi warga sekitar. Pasukan gabungan itu berasal dari Polrestabes Surabaya. Operasi kali ini, dipimpin oleh Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Adewira Negara Siregar dan Wakasat Lantas Kompol Yhogi Hadisetiawan.

Semua satuan fungsi dilibatkan pada operasi kali ini. Mulai dari Satreskrim, Satsabhara, Satlantas hingga Satreskoba. Mereka menyebar dan berjajar sepanjang 500 meter untuk mengantisipasi kendaraan roda dua (motor) yang berniat putar arah menghindari pemeriksaan. "Jaga kewaspadaan masing masing personil. Tindak semua pengendara roda dua yang melanggar. Periksa semua barang bawaan," kata AKBP Adewira saat memberikan instruksi pada semua personil sebelum razia dimulai.

AKBP Adewira menyebut, razia Pagi hari ini Polrestabes Surabaya melakukan razia ofensif dan sasaran surat-surat kendaraan dan pengendara yang tidak mempedulikan keselamatan menggunakan helm dan juga protolan ban kecil dan segala macam ini hasilnya adalah kita melakukan penilangan sejumlah 280 dengan barang bukti roda dua dan juga mengamankan tiga pemuda yang kedapatan membawa pil koplo.

"Harapan kita mudah-mudahan dengan kegiatan ini masyarakat kota Surabaya pengendara roda dua khususnya mengindahkan peraturan lalu lintas khususnya untuk kelengkapan surat kepatuhan menggunakan alat keselamatan helm dan tidak memodifikasi kendaraan," pungkasnya.

Razia itu sendiri berlangsung mulai pukul 23.30 Wib hingga 01.30 Wib. Hasilnya, ratusan pengendara ditilang akibat tidak membawa SIM maupun helm. Sedangkan puluhan motor yang tidak dilengkapi STNK, akhirnya disita dan dibawa ke Mapolrestabes Surabaya. "Angkut semua. Sampaikan kepada pemilik, silahkan ambil ke Mapolrestabes Surabaya dengan membawa kelengkapan surat kendaraan yang sesuai," tegas AKBP Adewira Negara Siregar.

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper