suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya Bekuk DPO Curas Pakal.

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

Laporan: Tom

SURABAYA Suara-Publik. MAD (16) warga Desa Balong Panggang Gresik, salah satu Pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang sudah menjadi buronan selama dua bulan berhasil dibekuk aparat kepolisian Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya, Jum'at (29/9/2017) dini hari. tersangka MAD diringkus Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya pada Jum'at 29 September 2017 disebuah Pondok Pesantren didaerah Lamongan. 

Diketahui tersangka MAD saat itu bersama seorang temannya bernama Ino Septiano yang terlebih dulu mendekam di penjara Mapolrestabes pada saat itu melakukan aksi curas di depan kantor kec. Pakal jalan Raya Babat Jerawat Surabaya, pada 18 Juli 2017 lalu, yang menyebabkan salah satu kaki korban di amputasi.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard Sinambela mengatakan, curas yang sekarang akhir-akhir ini sering terjadi yaitu dengan modus jambret atau memepet dan merampas, ini kita buktikan bahwa kita bisa mengungkap DPO ini kejadian tanggal 18 Juli 2017 lalu di mana korbannya anak kembar yang sampai di amputasi karena dirampas dan dipepet sehingga terjatuh ini. 

Kita ingin menunjukkan bukti bahwa kita Serius semua pelaku harus ditangkap dan diproses hukum ini kita buktikan kita tangkap semalam yang bersangkutan di Lamongan ," pungkas Leonard , Jum'at (29/9).

Tertangkapnya DPO atas nama MAD ini berarti lengkap sudah pelaku yang sudah kita tangkap dan kita proses hukum yang sebelumnya tersangka Ino sudah kita tangkap proses hukum yang sekarang sedang menjalani persidangan terhadap kasus yang telah dilakukannya. Dari hasil penyidikan ternyata tersangka berinisial MAD ini walaupun masih umurnya masih 16 tahun bukan hanya ini saja melakukannya aksinya dia ternyata sudah berkali-kali melakukan kejahatan berdasarkan pengakuan dan catatan kita yang bersangkutan sedang melakukan tiga kali Semuanya dengan modus memepet dan merampas," lanjut Leonard.

Tersangka MAD Ini perannya sebagai joki atau yang mengendarai sedangkan tersangka Ino yang sudah kita limpahkan dialah yang merampas dan hasilnya dijual di bagi dua dan dipakai untuk foya-foya untuk minum minum," tandasnya.

Kini tersangka dijebloskan di sel tahanan Mapolrestabes Sura dan tersangka dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana paling lama 9 tahun penjara.

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper