suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

3 Pelaku Curas Sadis di Bekuk Unit Tipidter Polrestabes Surabaya.

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

 Laporan: Tom

SURABAYA - Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya Unit Tindak Pidana Tertentu ( tipidter) meringkus tiga dari empat pelaku pencurian dengan kekerasan ( curas). Kelompok Adi Cahaya Putra alias Bom Bom yang sudah beraksi di 13 lokasi, saat ini dari empat pelaku total telah ditangkap tiga orang sedangkan satu pelaku masih dalam daftar pencarian orang ( DPO). 

Dari penangkapan pelaku curas ini, satu orang penadah hasil kejahatan komplotan ini turut juga diamankan. Pelaku beserta penadah yang berhasil diringkus, yakni Adi Cahaya Putra (19) asal jalan Margorukun Surabaya, Muhammad Arifin (22) asal jalan Babadan Surabaya, Yayan Dwi (20) asal jalan Margorukun Surabaya. Sedangkan penadahnya Sugeng Widodo (36) warga jalan Margorukun Surabaya.

"Komplotan Curas ini, kata Leonard Sinambela tergolong komplotan curas yang cukup berbahaya dalam beraksi. Mereka juga memiliki modus yang rapi dan tega terhadap korbannya. Setiap beraksi dia biasanya memakai sepeda motor dua dengan empat orang yang mengepung korbannya. 

Mantan Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya itu juga mengatakan, Komitmen Polrestabes Surabaya sampai dengan sekarang masih sering terjadi adalah jambret curas, pada siang ini kami merilis komplotan pelaku curas yang terdiri dari empat orang yang biasa beroperasi dengan menggunakan dua kendaraan, rata-rata korban selalu perempuan yang membawa tas," pungkas Leonard Sinambela, Rabu (11/10).

"Mereka mengikuti satu motor sebagai eksekutornya dengan cara memepet kemudian menarik atau merampas tas yang dibawa dan tindakan yang mereka lakukan juga akibatnya fatal Kenapa disebut curas pencurian dengan kekerasan, sebab korbannya selalu ada berjatuhan di mana waktu pelaku tarik tas yang dibawa oleh korban ini sehingga jatuh. "Mereka memiliki formasi untuk mengepung korban saat di jalan. Tapi, ketika ada petugas atau dirasa kurang aman bagi mereka mengurungkan aksi atau menyebar kembali," ujarnya. 

Tersangka Adi Cahaya Putra alias Bom Bom melakukan aksinya sekitar pukul 22.00 WIB hingga 02.00 WIB, bersama komplotannya 4 orang yang mana satu pelaku berinisial ALV dalam daftar pencarian orang ( DPO). Berikut ini wilayah aksi komplotan Adi alias Bom Bom, jalan Diponegoro sebelum jembatan Fly Over Pasar Kembang, Jl. Ngagel depan Apotik Kimia Farma, Jl.Indrapura depan Bank Mandiri, Jl.Prapen, Jl.Keputih, Jl.Pahlawan, Jl.Kalimas, Jl. Wonokromo, Jl.Dharmahusada, Jl.Karangmenjangan, Jl. Kartini,Jl.Kertajaya dan Jl.Nias Surabaya.

"Kami mengimbau kepada para korban yang belum melaporkan peristiwa perampasan, dapat membuat laporan polisi di Polrestabes Surabaya," tegas Leonard Sinambela.

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper