suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Tak Ada ongkos Pulang, 1 Keluarga Curi HP

avatar suara-publik.com
suara-publik.com leaderboard

Laporan Tom.

SURABAYA - Hanya lantaran tak ada uang untuk ongkos pulang seusai nyekar, Mohamad Anas berbuat nekat. Tapi pria 38 tahun ini tak mau mengotori tangannya sendiri. Ia menyuruh anaknya yang masih berusia 12 tahun untuk mencuri handphone yang tengah di charge.

Aksi tersebut, dilakukan di sebuah toko ponsel kawasan raya Ampel Surabaya. Ceritanya, tersangka Anas tengah nyekar di makam orang tuanya di TPU Pegirikan Surabaya. Warga Bangkalan, Madura ini tidak sendiri.  Dia mengajak anak dan istrinya.

"Pulang dari nyekar ternyata uang tersangka habis. Dia lantas melihat ada ponsel di charge didalam toko yang ditinggal penjaganya. Munculah niat jelek tersangka untuk mencuri," terang AKP Djunaedi, Jumat (20/10).

Namun, tersangka Anas justru menyuruh anaknya yang mengambil ponsel tersebut. Sementara, dia bertugas untuk menghalang-halangi pandangan dari dalam toko.

Sedangkan istrinya, kebagian menyimpan ponsel curian tersebut. "Tapi aksi itu diketahui oleh pemilik toko. Hingga tersangka akhirnya ditangkap warga. Untung saja tidak dihakimi warga," imbuh AKP Djunaedi.

Kini, tersangka yang berprofesi sebagai buruh tukang goreng kerupuk di wilayah Buduran, Sidoarjo tersebut harus meringkuk di sel tahanan Polsek Semampir Surabaya. Tapi, menurut AKP Djunaedi hanya Anas saja yang ditahan, "Sementara istri dan anaknya tidak kami tahan. Namun, kasus jalan terus," terangnya.

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper