Surabaya Suara-Publik. Nopi 34 tahun, Pemuda asal jl Petemon Kali Kelurahan Kupang Krajan harus merasakan bogem mentah dari warga yang ada di sekitar an Kupang Krajan Tengah Surabaya. Pasalnya Nopi tertangkap basah sedang mencuri uang dalam kotak amal Masjid Al Hidayah Kupang Krajan Tengah Surabaya usai shalat Jum'at tadi.
Ustadz Wahib Takmir Masjid Al Hidayah merasa curiga ada sandal tapi tidak terlihat orang shalat. Saat dicari maka terlihat Nopi keluar dari tangga Masjid, saat ditanya malah melarikan diri.
Spontan saja warga yang mengetahui kejadian itu mengejar sambil teriak maling. Walaupun Nopi lari dengan kencang, akhirnya tertangkap warga di gang sebelah, Kupang Krajan gang 4 Surabaya.
Tak ayal warga yang mendengar Nopi maling uang kotak amal memberikan hadiah bogem mentah pada wajah Nopi. Agar tidak menjadi bulan bulanan warga yang jengkel atas perbuatannya, Nopi diamankan di ruangan Takmir Masjid Al Hidayah.
Kusworo Ketua RW 03 Kupang Krajan segera menghubungi polsek Sawahan agar tidak ada penghakiman oleh masa. Karena akhir akhir ini banyak warga yang kehilangan harta bendanya. Sehingga warga sangat jengkel dengan ulah maling yang berkeliaran diwilayahnya.
"Benar tadi usai Sholat Jum'at warga menangkap pencuri uang kotak amal. Agar pencuri nya tidak dihakimi warga, saya segera menghubungi Polsek Sawahan agar diproses secara hukum" paparnya pada Suara publik.
Masih Kusworo, sekarang terduga sudah dibawa ke Mapolsek oleh petugas, tambah Kusworo.
Editor : Redaksi