suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Terkait DAM Kedung Pandan, BPBD dan PUPR Sidoarjo Saling Lempar Tanggung Jawab.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Sidoarjo Suara-Publik.com, terkait Rehabilitasi Rekrontruksi Dam Tambak Mas Desa Kedung Pandan diduga saling lempar tanggung jawab antara pihak BPBD Sidoarjo Dan Dinas PUPR Sidoarjo dalam proyek tersebut Hal itu diketahui saat dua LSM yang tergabung dalam Solidaritas Aktifis Peduli Lingkungan LSM GARAD Indonesia Dan LSM JAWAPES mendatangi kedua kantor Dinas yang diduga berwenang dalam pengerjaan.

"Sebelum kami datangi, kami sudah kirim Surat konfirmasi ke BPBD perihal Rehabilitasi tersebut,dengan dasar jawaban itu kami langsung investigasi bersama sama,dan hasilnya sangat tidak sesuai fakta dilapangan, makanya Kami klarifikasi ke Dinas PUPR,karena dalam surat tersebut mengatakan adanya kerja sama dengan Dinas PUPR waktu itu ditemui Kabid Operasional Agus Hidayat,dia juga berjanji akan cek ke lokasi untuk pembuktian",ujar Nano Garad menerangkan perihal tersebut.

"disaksikan juga bersama tim, Agus bilang bahwa Pintu Air itu seharusnya berpintu tiga,Dan pihak PUPR hanya menerima usulan dari BPBD dalam pengerjaannya",lanjut Nano menirukan ucapan Agus ",Kami hanya menerima usulan dari pihak BPBD,setelah itu baru Kali turun untuk mengerjakan",ujar Agus waktu itu memberikan klarifikasi diruangannya.

Sedangkan pihak BPBD saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihak BPBD hanya menerima usulan dari Dinas PUPR",terkait pengerjaan itu,kami hanya menerima usulan dari Dinas PUPR,kami sepakat saja,Karena untuk pengelolaan itu wewenang kamu",ujar Ir Dwidjo Prawito selaku Kepala BPBD Sidoarjo. 

Merasa dipingpong dan dianggap saling melempar Tanggung Jawab kedua LSM itu mendesak agar memberikan klarifikasi secara benar dan dapat dipertanggung jawabkan ",kami akan mengundang Dinas PUPR,dan kita bisa lakukan audiensi,biar kawan kawan bisa mengetahui kebenarannya",imbuh Dwidjo Prawito kepada kedua LSM yang didampingi media.

"Kami akan menagih janji audiensi itu,dari situ akan diketahui siapa nanti yang harus bertanggung Jawab dalam pengerjaannya",ujar Rizal Sekjend LSM Jawapes Kita tunggu saja,kapan diagendakan untuk audiensi,kalau tidak dilakukan,kami tidak akan berhenti dalam mengusut proyek yang kami duga siluman tersebut",tutub Nano dengan nada geram (Ach)

Editor :