suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Diduga Provokator, 3 Suporter di Amankan.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Laporan: Tom 

SURABAYA Suara Publik. Tiga orang yang diduga provokator dalam insiden kerusuhan saat pertandingan antara Persebaya Surabaya VS Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya sore tadi telah diamankan polisi.

Sampai berita ini diturunkan, ketiga orang suporter tersebut masih berada di Mapolsek Pakal, Surabaya guna menjalani pemeriksaan "Ketiga orang Suporter yang berhasil diamankan adalah, CA (16) seorang Pelajar SMK Taman Sepanjang Sidoarjo, Warga Karang Pilang Waru Gunung Surabaya, ADB Rosid (28) warga Jl. Wonosari Surabaya dan Riski Maulana (18) Warga Jl. Sawa Pulo Semampir Surabaya.

Insiden itu muncul Berawal pada pukul 15.30 WIb, belum Kick OFF, Penonton Tidak Bertiket Kurang lebih 5 ribu orang berkumpul dan Mencoba Melempari Bonek yang sudah bertiket yang ada di dalam antrian masuk GBT. 

Tepatnya didepan Gate 15. Pelemparan tersebut menimbulkan 1 orang bonek yang bertiket luka pada kepala. Karna situasi sudah saling balas membalas lemparan. Petugas dari Dalmas menembakkan Gas Airmata sebagai Peringatan Ke Massa agar mundur.

Di Lokasi juga terdapat Personil Pam dari Marinir, TNI AD, Dalmas Polda, Dalmas Polres, Satreskrim dan Intelkam Polrestabes Surabaya Situasi akhirnya dapat dikendalikan."Kendati Massa Mundur Namun Sempat Merusak Pagar Besi dan Barrier. 

Tidak berhenti disana, sekitar pukul 16.30 WIB Massa yg sempat mundur berkumpul kembali , Sambil membawa Batu yg telah dipersiapkan. Petugas gabungan akhirnya berhasil menangkap 3 orang bonek yg diduga Provokator. 

Bonek lainnya kembali melempar petugas dan merusak pagar untuk berusaha masuk ke stadion. Dalmas Kembali menembakkan Gas Airmata hingga Massa Mundur dan Didorong hingga keluar dari Areal GBT. 

Berdasarkan perintah Kapolrestabes Surabaya massa dari Bonek yang tidak Bertiket Didorong kembali hingga habis keluar area Gelora Bung Tomo.

Dari kejadian tersebut ada beberapa orang yang terluka dan sudah mendapat perawatan medis.

Editor :