suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Polres Pasuruan Kota Gelar Comot, Wujud Ops Keselamatan Semeru 2018.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Laporan Iwan Dayat.

Pasuruan Suara Publik. Keselamatan pengendara lalu lintas darat menjadi tugas pokok setiap pejabat Kasat Lantas setiap Polres. 

Dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2018 Satlantas Polres Pasuruan Kota Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Pasuruan Kota terus melakukan inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik dan menyelamatkan generasi penerus khususnya masyarakat di wilayah Pasuruan Kota. 

Setelah menggelar “Ruang Terapi Keselamatan” yang diperuntukkan bagi pelanggar, Satlantas Polres Pasuruan Kota kembali menelurkan program  yang diperuntukkan kepada pecinta Club otomotif. Apa nama programnya?

“COMOT” Iya “COMOT”, namanya. Comot adalah singkatan dari Cangkruan Cerdas Club otomotif. Kasat Lantas kota Pasuruan AKP Kadek Ary Mahardika memempin program Comot yang digelar malam ini sabtu 10 maret 2018 hingga tiap malam minggu nantinya. 

Kadek begitu lihai dalam mengemas acara tersebut. Bernyanyi bersama, makan dan minum  serta bincang2 seputar masalah lalu lintas. Membuat peserta tidak jenuh mengikuti program tersebut.

Selain itu Cangkruan cerdas yang digelar sejak pukul 22.00-24.00 menjadi ajang kuliah gratis para pecinta otomotif di Pasuruan Kota.

Pasalnya, walau sambil berdendang lagu namun juga tak jarang gelak tawa muncul dari pertanyaan-pertanyaan “nyeleneh” dari anggota club motor tentang kelalu-lintasan. 

Munir misalnya, menanyakan tentang rambu lalu lintas atau traffic light Munir yang suka otomotif sejak SMA tersebut bertanya “mengapa traffic light itu hanya 3 warna saja, kenapa bukan 4 atau 5 warna misalnya pak gitu” tanya Munir sembari disergap tawa teman-temannya.

Dari giat “COMOT”  ini diharapkan semakin mencerdaskan pengendara sehingga para pecinta otomotif bukan sekedar cinta buta dengan motornya namun cinta melek. Cinta Melek itu, semakin cinta semakin sayang semakin dirawat, dengan tidak mengganti motornya dengan ban cacing, tidak mengganti dengan velg yang bukan  standart keselamatan.

Sebagai penutup dari Cangkruan cerdas tersebut disampaikan  pesan-pesan keselamatan berlalu lintas dan memberikan gambaran bahwa kecelakaan lalu lintas berawal dari pelanggaran, jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan bersatu keselamatan nomer satu.

Editor :