Herlina Blitar Melaporkan
Blitar(suarapublik.com)-Forum Kelompok Tani Wanita (FKWT) Sinar Mulia Abadi telah menggelar rapat musyawarah dan sekaligus peringati hari jadi ke 3 FKWT Sinar Mulia Abadi 2018 pada hari Selasa 24 April bertempat di jln Brigjen Katamso no 57 RT 04 RW 08 Kel. Gedok Kec. Sananwetan kota Blitar.
Kegiatan ini menunjukkan simbol kekompakan dan eksistensi para KWT yang telah membangun komunikasi dengan pemerintah kota Blitar melalui Dinas ketahanan pangan dan pertanian kota Blitar. Dengan pertemuan ini di harapkan banyak pengetahuan yang di dapat KWT bagaimana cara menangani serangan hama tumbuhan agar bisa meningkatkan produksi pertanian.
Nampak petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan menyampaikan cara cara menanggulangi hama Kwawung dan hama yang ada di tanaman cabe . Petugas juga mensosialisasikan layanan pengaduan serangan organisme pengganggu tumbuhan berbasis SMS center.
Kepala Bidang tanaman pangan dan hortikultura dan penyuluhan dinas ketahanan pangan dan pertanian kota Blitar Ir.Rusdarmaji menyampaikan" dengan pertemuan KWT ini sangat bagus untuk mengembangkan pengetahuan, saya menghimbau jika di KWT ada permasalahan tumbuhan dengan adanya serangan hama untuk segera melaporkan ke dinas pertanian melalui layanan pengaduan SMS center 08165452335 nanti akan segera di tindak lanjuti oleh petugas pengaduan.
Dengan adanya layanan pengaduan berbasis SMS ini bisa mengatasi permasalahan dengan cepat. Sehingga harapannya bisa meningkatkan produksi KWT. Kedepan kelompok tani wanita bisa lebih baik lagi bukan untuk diri sendiri tapi bisa meningkatkan ekonomi ,"jelasnya.
Hal senada juga di sampaikan Harmani POPT ( Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan) , pertemuan FKWT ini luar biasa cara memecahkan masalah dengan koordinasi dengan petugas lapangan cukup baik dan ada juga KWT mandiri saya sangat mendukung. Kalau ada permasalahan koordinasi datang ke kantor dinas pertanian di sana ada petugas penyuluhan lapangan, ada petugas peternakan petugas perikanan dan petugas yang menangani hama dan penyakit. Hasil yang di Budidayakan KWT semoga bisa menjadi inkam bagi ibu-ibu rumah tangga ," imbuhnya
Editor : Redaksi